Lorenzo Anggap Yamaha Terlalu Pilih Kasih pada Morbidelli

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Rabu 28 April 2021 07:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 28 38 2401874 lorenzo-anggap-yamaha-terlalu-pilih-kasih-pada-morbidelli-DZqcKfuhju.jpg Pembalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli (Foto: MotoGP)

JEREZ - Jorge Lorenzo mengaku heran dengan perlakuan Yamaha dengan salah salah satu pembalap mereka, Franco Morbidelli. Por Fuera menilai tim garpu tala terlalu pilih kasih kepada rider asal Italia tersebut.

Padahal, Morbidelli sendiri merupakan satu-satunya pembalap yang berhasil menyelamatkan 'muka' Yamaha musim lalu. Meski tak diunggulkan, Morbidelli justru tampil mengejutkan pada beberapa balapan akhir musim hingga berhasil finis sebagai runner-up.

"Saya mungkin memiliki pendapat yang cukup keras, tetapi saya merasa Yamaha tidak memperlakukan Franco (Morbidelli) sebagaimana mestinya pada situasi ini," ujar Lorenzo dilansir dari laman Speedweek, Rabu (28/4/2021)

"Tapi mereka juga harus ingat dia (Morbidelli) berada di urutan kedua tahun lalu," lanjut eks pembalap pabrikan Yamaha tersebut.

Baca juga: Meski Butuh Waktu, Lorenzo Prediksi Marquez Bakal Menggila di MotoGP 2021

Menurutnya, rider Italia itu mendapat sedikit perlakukan tidak adil dari timnya saat ini. Lorenzo pun membandingkan situsasi Morbidelli di tim Yamaha dengan para pembalap milik Ducati.

Berbeda dengan Yamaha, Ducati tidak terlalu membeda-bedakan pembalap mereka dengan memberikan mesin yang sama kepada pembalap di tim pabrikan ataupun tim satelit mereka musim ini.

"Ducati memberikan empat pembalapnya (dari tim pabrikan juga Pramac Racing) mesin yang sama. Yamaha tidak melakukan itu, terutama dengan Franco. Saya meyakini dia harus menuntut perlakuan yang sama," ujar dia.

Menilik pada hal tersebut, Lorenzo menyarankan kepada Morbidelli untuk bersikap sedikit tegas kepada Yamaha agar lebih memperhatikannya musim ini. Sebab tidak bisa dipungkiri, andai berada dalam performa terbaik Morbidelli merupakan salah satu pembalap mumpuni bagi Yamaha dalam persaingan gelar juara.

 

"Dia harus menggunakan bahasa yang 'mengancam' dan membuka diri terhadap pabrikan lain yang ingin membantunya. Saya percaya dia layak menuntut perlakuan yang sama dari Yamaha," tegas Lorenzo.

"Namun begitu dia turun ke trek, dia harus fokus dan memaksimalkan potensinya dan menunjukkan kepada Yamaha bahwa mereka telah salah memperlakukannya," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini