Demi Olimpiade Tokyo, Gregoria Bertekad Tampil Maksimal di Malaysia Open 2021

Bagas Abdiel, Jurnalis · Sabtu 24 April 2021 08:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 24 40 2399960 demi-olimpiade-tokyo-gregoria-bertekad-tampil-maksimal-di-malaysia-open-2021-yOB5aHxw9T.jpg Gregoria Mariska Tunjung (Foto: Laman resmi PBSI)

JAKARTA – Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, siap menatap ajang terdekat yakni Malaysia Open 2021. Turnamen berlevel Super 750 tersebut akan berlangsung di Kuala Lumpur pada 25-30 Mei 2021.

Setelah absen di beberapa turnamen Eropa karena cedera paha, tunggal putri andalan Indonesia itu akan kembali mentas di Malaysia. Akan tetapi, Gregoria tidak hanya ingin menjadi tim penggembira saja karena ia memiliki target.

Gregoria Mariska Tunjung

Gregoria berharap pada Malaysia Open 2021, ia bisa menjadikannya sebagai ajang pemanasan untuk Olimpiade Tokyo. Meski secara matematis Gregoria belum lolos ke Olimpiade Tokyo, tetapi asanya untuk tampil di ajang multievent tersebut sangatlah besar.

Baca juga Sembuh dari Cedera Paha, Gregoria Siap Tampil di Malaysia Open 2021

Terlebih ajang Malaysia Open 2021 ini masuk dalam penghitungan poin Olimpiade Tokyo yang akan digelar pada 23 Juli-8 Agustus2021. Saat ini, Gregoria sendiri tengah menempati peringkat 20 pada ranking kualifikasi Olimpiade Tokyo.

Baca juga Daftar Pemain Indonesia yang Tampil di Malaysia Open 2021

“Saya melihat Malaysia Open seperti turnamen biasa saja, tetapi ini juga sebagai ajang pemanasan menuju Olimpiade,” ungkap Gregoria, mengutip dari laman resmi PBSI, Sabtu (24/4/2021).

“Saya ingin tampil lebih baik dari dua turnamen sebelumnya di Thailand. Mudah-mudahan bisa lebih bagus karena poinnya juga besar kan jadi bisa memperbaiki peringkat,” tutur Gregoria.

“Di Malaysia juga kan lawan-lawan di atas saya turun, jadi semoga bisa saling kejar-kejaran poin. Harapannya semoga bisa qualified dulu,” tambahnya.

Gregoria juga mengungkapkan bahwa performa buruknya di beberapa turnamen sebelumnya yang sering hilang fokus, tidak menjadikannya sebuah trauma. Namun, pada satu sisi, ia ingin mencoba memperbaiki kebiasaan buruknya tersebut dan tidak mengulangnya kembali.

Gregoria Mariska Tunjung

“Trauma sih tidak, tapi suka kepikiran. Di tahun 2019, sering sekali terjadi saya sudah unggul poin lalu dikejar dan akhirnya kalah. Bahkan kejadiannya bisa beruntun dua minggu dari lawan yang sama,” ucap juara dunia junior tahun 2017 tersebut.

“Di tahun 2021 ini saya sudah coba reset pikiran itu, karena tahun 2020 kan hampir tidak ada turnamen karena pandemi tapi kemarin di Thailand ternyata kejadian lagi. Nah itu yang saya tidak mau terulang lagi di Malaysia nanti. Semoga apa yang saya dapat di latihan bisa berguna dan diterapkan dengan tepat,” tukas Gregoria.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini