Jepang Tetapkan Status Darurat, IOC: Takkan Pengaruhi Penyelenggaraan Olimpiade Tokyo

Djanti Virantika, Jurnalis · Jum'at 23 April 2021 14:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 23 43 2399641 jepang-tetapkan-status-darurat-ioc-takkan-pengaruhi-penyelenggaraan-olimpide-tokyo-l87VtNWmCr.jpg Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: Reuters)

JENEWA – Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC), Thomas Bach, mengomentari status darurat yang ditetapkan pemerintah Jepang menyusul meningkatnya kasus Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir. Bach pun menegaskan bahwa kondisi ini nantinya takkan memengaruhi penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020 yang bakal digelar tahun ini.

Pemerintah Jepang diketahui menerapkan keadaan darurat untuk sejumlah wilayah, seperti Tokyo, Osaka, dan dua prefektur lainnya. Status darurat ini akan mulai diterapkan pada 25 April hingga 11 Mei 2021.

Olimpiade Tokyo 2020

Langkah tersebut Pemerintah Jepang guna mengatasi pandemi Covid-19 yang muncul kembali hanya tiga bulan sebelum Olimpiade 2020. Dengan pemberlakuan status ini, pemerintah Jepang akan meminta restoran, bar, dan tempat karaoke yang menyajikan alkohol untuk ditutup.

Keputusan ini pun membuat publik mempertanyakan status penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020 yang akan dihelat sebentar lagi. Tepatnya, Olimpiade Tokyo 2020 akan digelar pada 23 Juli-8 Agustus 2021.

BACA JUGA: IOC: Atlet Dilarang Tunjukkan Aksi Protes saat Tampil di Olimpiade Tokyo 2020!

Bach pun menegaskan bahwa pemberlakuan keadaan darurat virus Covid-19 di Jepang tidak akan berkaitan dengan penyelenggaraan pertandingan di Olimpiade. Dia memastikan bahwa Olimpiade Tokyo 2020 akan tetap berjalan sesuai rencana yang sudah ditetapkan.

BACA JUGA: Atlet Olimpiade Tokyo 2020 Akan Jalani Tes Covid-19 Setiap Hari

"Dengan mengambil tindakan ini (menerapkan status darurat Covid-19), saya pikir itu akan benar-benar sejalan dengan pendekatan yang diambil pemerintah Jepang, pemerintah Tokyo, dan semua otoritas di Jepang," ujar Bach, sebagaimana dikutip dari The Japan Times, Jumat (23/4/2021).

β€œIni adalah tindakan pencegahan dan untuk waktu yang terbatas ini. Ini benar-benar sejalan dengan kebijakan pemerintah secara keseluruhan, tetapi tidak akan berkaitan dengan Olimpiade,” lanjutnya.

Bach pun memastikan bahwa pihak IOC dan panitia penyelenggara Jepang telah bekerja keras untuk bisa tetap menggelar Olimpiade Tokyo 2020. Mereka tak ingin lagi menunda pesta olahraga terakbar di dunia itu setelah bergeser satu tahun.

Olimpiade Tokyo 2020

Meski begitu, kesehatan dan keselamatan para atlet serta semua pihak yang turut serta akan menjadi prioritas. Keberadaan desa atlet pun dipercaya Bach bisa jadi salah satu solusi untuk melindungi para peserta nantinya.

"Desa atlet adalah tempat yang cukup aman untuk semua orang karena tingkat vaksinasi atlet yang tinggi dan tindakan pencegahan penyebaran virus yang akan diterapkan ketat oleh panitia penyelenggara,” tukas Bach.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini