Murid Valentino Rossi Merasa Berdosa Besar Gagal Naik Podium MotoGP Doha 2021

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Selasa 06 April 2021 18:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 06 38 2390429 murid-valentino-rossi-merasa-berdosa-besar-gagal-naik-podium-motogp-doha-2021-u8EJdG02x0.jpg Valentino Rossi dan Francesco Bagnaia (Foto: MotoGP)

DOHA – Pembalap Ducati, Francesco Bagnaia, hanya bisa menyelesaikan balapan di posisi keenam dalam gelaran MotoGP Doha 2021. Anak didik Valentino Rossi itu pun merasa berdosa besar karena sudah melakukan kesalahan.

Bagnaia sejatinya memulai balapan dari posisi yang tidak terlalu buruk, yaitu grid keenam. Hanya saja, pembalap Italia itu melakukan kesalahan saat start hingga membuatnya disalip oleh para pesaingnya dan terlempar dari 10 besar.

Baca juga: Masih Jelek saat Start, Vinales Akui Kekurangannya

Kendati demikian, seiring berlangsungnya balapan Bagnaia mampu bangkit dan memulihkan posisinya. Bagnaia bahkan mampu menembus posisi ketiga dan berada tepat di belakang pembalap satelit Ducati, Johann Zarco.

Francesco Bagnaia

Hanya saja, pada salah satu tikungan Bagnaia terlambat mengerem yang membuatnya melewati garis pembatas dan kembali kehilangan posisi. Hal inilah yang kemudian sangat disesali oleh Bagnaia karena setelah itu ia tidak bisa lagi menembus tiga besar.

Baca juga: Baru Lakoni Dua Seri Balapan, Valentino Rossi Tak Mau Disebut Gagal

Menurut Bagnaia, jika dia tidak melakukan kesalahan tersebut, maka dia akan bisa menapatkan podium pada akhir balapan. Namun, karena waktu balapan yang hanya menyisakan bebarapa lap lagi, Bagnaia pun gagal memperbaiki posisinya.

"Dalam tim pabrikan, kesalahan seperti itu tidak dapat diterima. Tanpa kesalahan itu, saya akan mampu berjuang untuk posisi teratas,” sebut Bagnaia, dikutip dari Motorsport Total, Selasa (6/4/2021).

"Saya pikir bisa memenangi balapan ketika saya berada di belakang Zarco. Saya mengendalikan balapan dan menangani ban belakang dengan lembut, yang membuat saya mengalami tekanan berat pada beberapa lap pertama,” jelasnya.

“Penting untuk membiarkan ban belakang bernapas selama dua atau tiga lap agar siap untuk lap terakhir. Tapi saat saya melaju di belakang Zarco, saya disalip oleh Fabio (Quartararo),” sambungnya.

Francesco Bagnaia

“Saya mengendarainya di slipstream Zarco dan saat melakukan pengereman saya merasa tidak mungkin untuk mengerem motor tepat waktu. Itu adalah kesalahan besar yang tidak dapat saya ulangi. Kesalahan ini merugikan saya untuk bisa naik podium,” pungkas Bagnaia.

Saat ini Bagnaia menempati posisi keempat klasemen sementara Kejuaraan Dunia MotoGP 2021 dengan raihan 26 poin. Ia tertinggal 14 angka dari Zarco yang berada di puncak klasemen.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini