BWF Kirim Permintaan Maaf Resmi, Marcus Fernaldi Gideon: Enggak Segampang Itu!

Bagas Abdiel, Jurnalis · Senin 22 Maret 2021 21:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 22 40 2382268 bwf-kirim-permintaan-maaf-resmi-marcus-fernaldi-gideon-enggak-segampang-itu-KvgmamZgze.jpg Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Foto: Laman resmi PBSI)

JAKARTA – Pemain ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon, menanggapi respons Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang telah mengirimkan surat permintaan maaf secara resmi. Menurutnya, BWF tidak bisa semudah itu dalam menyikapi insiden yang menimpa Indonesia di All England 2021.

Pada hari ini, (22/3/2021), Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Zainudin Amali, telah mengonfirmasi terkait permintaan resmi yang dikirimkan oleh BWF. Bahkan permintaan maaf tersebut langsung datang dari Presiden BWF, Poul-Erik Hoyer Larsen.

All England 2021

Namun begitu, Marcus tidak ingin BWF hanya semudah itu dalam mengutarakan permintaan maaf. Meski telah menerima kata maaf tersebut, tetapi BWF harus tetap membuat pertanggungjawaban setelah Indonesia dipaksa mundur dari All England 2021.

Baca juga Tiba di Indonesia, Greysia Polii Ungkap Sisi Positif Usai Gagal Tanding di All England 2021

Pemain ganda putra peringkat satu dunia itu meminta kejelasan kepada BWF dan tidak lepas tangan begitu saja untuk menanggapi insiden di All England 2021. Sebab, ini menjadi pelajaran penting untuk BWF agar tidak mengulang kesalahan yang sama pada masa mendatang.

Baca juga Resmi! Presiden BWF Minta Maaf soal Insiden All England 2021 kepada Jokowi dan Rakyat Indonesia

“Menurut saya sih harusnya masalah ini diperjelas. Kan kita pertandingannya juga sudah mulai sedikit, persiapan Olimpiade, takutnya nanti ada apa-apa di jalan BWF lepas tangan lagi tinggal kasih surat permintaan maaf saja beres,” ucap Marcus saat tiba di Indonesia, Senin (22/3/2021).

“Maksudnya biar ada pertanggungjawabannya gimana gitu, kemarin kan benar-benar terlihat banget ketidakadilannya, menurut saya, dan menurut teman-teman semua,” tambah pemain berusia 20 tahun tersebut.

“Jadi ya harus diperjelas dan enggak segampang itu tinggal bilang saya minta maaf, salah, sudah beres gitu,” tegasnya.

Seperti diketahui, Indonesia gagal bertanding di All England 2021 walau sudah tiba di Birmingham, Inggris. Skuad Indonesia dipaksa mundur dari turnamen tersebut setelah orang yang satu pesawat dengan mereka saat menuju Inggris terpapar Covid-19.

All England 2021

Berdasarkan regulasi pemerintah Inggris, skuad Indonesia pun harus menjalan isolasi selama 10 hari sejak ketibaan mereka di Birmingham pada 13 Maret 2021. Karena situasi itu, Jonatan Christie dan kawan-kawan pun diminta mundur untuk mematuhi aturan tersebut.

Setelah tiba di Indonesia, para pebulu tangkis Tanah Air akan menjalani isolasi mandiri di Jakarta selama lima hari. Ini merupakan regulasi dari pemerintah Indonesia yang harus mereka patuhi setelah kedatangan dari luar negeri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini