Praveen Jordan Ungkap Kronologi Tim Indonesia Dipaksa Mundur dari All England 2021

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Jum'at 19 Maret 2021 04:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 19 40 2380279 praveen-jordan-ungkap-kronologi-tim-indonesia-dipaksa-mundur-dari-all-england-2021-zXUqpUQLy6.jpg Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (Foto: PBSI)

BIRMINGHAM – Kabar mengecewakan tengah menghampiri perbulu tangkisan Tanah Air. Seperti diberitakan sebelumnya, skuad bulu tangkis Indonesia dipaksa menarik diri dari keikutsertaan mereka di ajang All England 2021.

Hal tersebut lantaran ada salah satu orang yang dinyatakan positif Covid-19 dalam pesawat yang ditumpangi rombongan tim bulutangkis Indonesia saat bertolak ke Inggris.

Berbagai respon pun bermunculan dari para pemain. Salah satunya disampaikan pebulutangkis ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan. Melalui akun media sosial Instagram, pemain yang akrab disapa ucok itu mengungkapkan kronologi yang menima ia dan rekan-rekan di sana.

"Saya dan teman-teman atlet Indonesia mengungkapkan rasa kecewa dan prihatin atas ketidakadilan yang diterima oleh tim Indonesia. Dengan kesempatan ini, saya ingin memberikan kronologi yang dialami oleh tim Indonesia," tulis Praveen melalui Instagram.

Baca juga: Dubes Indonesia Siap Perjuangkan Nasib Kontingen Indonesia di All England 2021

"Satu, seluruh tim Indonesia yang berangkat ke Birmingham untuk mengikuti All England 2021 sudah melakukan dua kali vaksin,” tulis Praveen.

“Dua, seluruh tim Indonesia sudah mengikuti protokol kesehatan dan telah melakukan Swab PCR H-1 sebelum keberangkatan kami ke Birmingham," tulis Praveen.

"Tiga, setelah kami tiba di Crowne Plaza Birmingham City Centre Hotel, seluruh tim Indonesia juga sudah mengikuti aturan dari BWF untuk melakukan Swab PCR. Sebelum All England dimulai, ada beberapa tim dari negara lain yang mendapatkan hasil positive dari Swab PCR awal. Namun, setelah dilakukan test ulang dan diperoleh hasil negative, mereka diperbolehkan mengikuti pertandingan," tulis Praveen.

"Empat, pada hari pertama [17 Maret 2021], saat sebagian pemain Indonesia sudah/sedang melangsungkan game dan ada juga yang masih menunggu match. Kami mendapatkan kabar ini, tim Indonesia [medis, physiotherapist, dan beberapa atlet yang sedang cooling down] dipaksa keluar dari arena untuk kembali ke hotel tanpa menggunakan akses yang disediakan," tulis Praveen.

Kemudian pada poin terakhir, Praveen menyatakan para pemain serta staff ofisial Indonesia mendapat informasi bahwa mereka harus menjalani isolasi karena dianggap melakukan kontak dengan orang yang positif Covid-19 di pesawat menuju Inggris.

"Lima, seperti yang telah diketahui dari berita yang beredar bahwa saat penerbangan tim Indonesia dari Istanbul menuju Birmingham terdapat salah satu penumpang yang terkena Covid-19. Ada tim dari Turki yang satu pesawat juga dengan kami, tetapi pemain tersebut tetap bisa mengikuti pertandingan," tulis Praveen.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini