Kecewa Tim Indonesia Dipaksa Mundur dari All England, NOC: Ini Ganggu Konsentrasi Para Atlet

Djanti Virantika, Jurnalis · Kamis 18 Maret 2021 17:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 18 40 2380098 kecewa-tim-indonesia-dipaksa-mundur-dari-all-england-noc-ini-ganggu-konsentrasi-para-atlet-ua8heC4IkB.jpg Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. (Foto: PBSI)

JAKARTA – Ketua National Olympic Committee (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari, turut angkat bicara soal polemik yang dihadapi Tim Indonesia pada gelaran All England 2021. Turut merasa kecewa, Okto menyatakan bahwa kejadian ini akan mengganggu konsentrasi para atlet Indonesia.

Sebagaimana diketahui, kabar mengejutkan datang dari tim bulu tangkis Indonesia yang tengah berlaga di ajang All England 2021. Mereka diminta melakukan isolasi mandiri selama 10 hari karena sempat berada satu pesawat dengan orang yang positif terpapar virus Covid-19.

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo

Perintah ini datang dari Layanan Kesehatan Masyarakat Britania Raya atau NHS. Peristiwa itu terjadi dalam pemberangkatan Tim Indonesia dari Istanbul, Turki, menuju ke Birmingham, Inggris. Di pesawat itu dikabarkan ada orang yang terkena virus Covid-19.

BACA JUGA: Neslihan Yigit Atlet Turki yang Satu Pesawat dengan Tim Indonesia WO dari All England 2021

Karena masalah kesehatan itulah, Tim Indonesia akhirnya dipaksa mundur dari ajang All England 2021 untuk segera melakukan isolasi mandiri. Keputusan diumumkan di tengah-tengah penyelenggaraan babak pertama All England 2021.

BACA JUGA: Aturan Ini Bikin Kontingen Bulu Tangkis Indonesia Terhenti dari All England 2021

Alhasil, baru ada tiga pemain Indonesia yang tampil saat itu. Mereka ialah Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamujo, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dan Jonatan Christie. Kemenangan pun diraih wakil Indonesia kala itu, termasuk Marcus/Kevin dan Ahsan/Hendra yang mengalahkan wakil Inggris.

Terkait masalah ini, Okto mengatakan bahwa NOC Indonesia terus menjalni komunikasi dengan pihak-pihak terkait demi memperjuangkan keadilan para atlet Indonesia di All England 2021. Dia memastika bahwa langkah-langkah terbaik akan terus dilakukan NOC Indonesia bersama para stakeholder.

“Terkait dengan apa yang terjadi di All England, kami langsung berkoordinasi dengan banyak pihak untuk memastikan keadaan para atlet kita. Kami berkoordinasi dengan teman-teman dari PBSI, Federasi Badminton Asia, Menlu, dan Menpora yang sangat sigap langsung memberi respons dan berkoordinasi dengan Dubes Indonesia di London,” ujar Okto dalam konferensi pers yang digelar Kams (18/3/2021).

Raja Sapta Oktohari

“Pada prinsipnya, kita semua sangat kecewa dengan apa yang terjadi kepada atlet-atlet kita yang sedang berlaga di All England. Walaupun ini tidak ada indikasi terhadap kualifikasi Olimpiade, tetapi ini sangat mengganggu konsentrasi para atlet kita sehingga kami tidak akan tinggal diam,” lanjutnya.

“Kami akan bersama-sama dengan semua stakeholder memastikan langkah-langkah yang tertinggi, yang terbaik untuk membawa para atlet ini mendapat keadilan, baik itu dari Badan Badminton Dunia ataupun pihak All England,” tukas Okto.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini