Olimpiade Tokyo 2020 Mustahil Ditunda Lagi

Djanti Virantika, Jurnalis · Sabtu 06 Maret 2021 00:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 05 43 2373205 olimpiade-tokyo-2020-mustahil-ditunda-lagi-447JWCNM9W.jpg Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: Reuters)

TOKYO – CEO Olimpiade Tokyo 2020, Toshiro Muto, mengomentari penyelenggaraan Olimpiade tahun ini. Ia mengatakan bahwa penyelenggaraan Olimpiade mustahil untuk mengalami penundaan lagi. Pembatalan juga tak menjadi opsi, meski Jepang kini masih berjuang menurunkan risiko penularan virus Covid-19.

“Ada orang yang mengatakan Olimpiade harus ditunda, tetapi menurut saya, tidak mungkin jika harus diundur lagi,” kata Toshiro Muto dalam wawancara bersama Kantor Berita Kyodo.

“Menyelenggarakan Olimpiade pada Juli adalah opsi saat ini,” kata dia menambahkan.

Maskot Olimpiade Tokyo 2020

Muto menjabarkan ada tiga alasan utama kenapa penundaan Olimpiade hingga 2022 bukanlah sebuah pilihan. Menurutnya, para atlet tidak akan berlatih maksimal dengan penundaan satu tahun lagi.

BACA JUGA: Sania Mirza Impikan Medali Emas di Olimpiade Tokyo 2020

Panitia penyelenggara juga tidak akan mungkin mendapatkan dukungan dari komunitas internasional terkait rencana tersebut. Tak hanya itu, penyelenggara Jepang, lanjut dia, tidak akan bisa mengamankan kampung atlet di distrik tepi laut Harumi, Tokyo, untuk satu tahun tambahan. Pasalnya, para penghuni dijadwalkan mulai pindah ke kondominium baru tersebut pada Maret 2024.

BACA JUGA: Olimpiade Tokyo Terancam Tak Bisa Disaksikan Penonton dari Luar Jepang

Mantan wakil gubernur Bank Jepang itu menambahkan bahwa keputusan penerimaan penonton dari luar negeri menjadi salah satu masalah terpenting saat ini yang harus segera diputuskan oleh komite penyelenggara Olimpiade.

“Saya kira situasi saat ini tidak mudah bagi kami untuk mengizinkan penonton asing datang dengan mudah.”

Hal senada juga sempat diutarakan Presiden Komite Penyelenggara Tokyo 2020, Seiko Hashimoto. Ia mengatakan terlalu sulit bagi Jepang mengizinkan penonton asing memasuki negaranya untuk menyaksikan Olimpiade yang akan dimulai 23 Juli itu.

Olimpiade Tokyo 2020

“Kami ingin orang-orang dari seluruh penjuru dunia memenuhi stadion, tetapi hanya ketika kami benar-benar siap menerima mereka dan ketika situasi kesehatan di Jepang membaik,” ujar Hashimoto.

Para pejabat penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo sebelumnya telah sepakat bahwa keputusan terkait kehadiran penonton asing pada pesta olahraga empat tahunan itu bakal ditetapkan pada akhir Maret nanti.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini