Gelar Rakor, Menpora Tinggal Nantikan Keputusan Polri soal Izin Kompetisi IBL 2021

Bagas Abdiel, Jurnalis · Kamis 25 Februari 2021 17:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 25 36 2368310 gelar-rakor-menpora-tinggal-nantikan-keputusan-polri-soal-izin-kompetisi-ibl-2021-bZkDjtkURh.jpeg Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali (Foto: Kemenpora)

JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Zainudin Amali, telah melakukan rapat koordinasi (rakor) dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk membicarakan nasib Liga Bola Basket Indonesia (IBL) pada musim 2021. Rakor tersebut berlangsung di Gedung Kemenpora, Kamis (25/2/2021).

Sama seperti dengan izin kompetisi sepakbola, Zainudin memberikan bantuan kepada cabang olahraga basket untuk menggelar ajang nasional tersebut. Pada rakor tersebut dihadiri pula dari pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Satgas Covid-19, Perbasi serta IBL.

Baca juga Besok, Menpora Gelar Rakor dengan Perbasi, IBL, dan Kepolisian Bahas Izin Kompetisi

“Kami baru saja melakukan rapat koordinasi yang dihadiri oleh KONI Pusat, kemudian dari BNPB dan Satgas Covid-19, juga dari pihak Polri, dan dihadiri oleh Perbasi dan IBL serta kami dari Kemenpora,” ucap Zainudin di Jakarta, Kamis (25/2/2021).

Zainudin Amali

“Apa yang kami bahas tadi adalah sama persis dengan apa yang kita lakukan ketika kita rapat koordinasi tentang izin kegiatan sepakbola. Kita sudah mendengarkan presentasi dari Perbasi dan juga dilengkapi oleh IBL tentang rencana penyelenggaraan kompetisi,” tambahnya.

Baca juga Hasil Pertandingan NBA 2020-2021 Hari Ini: LA Lakers Tumbang di Markas Nuggets

Pada rakor tersebut, pihak Perbasi dan IBL menjelaskan tentang teknis penyelenggaraan kompetisi Polri dan pihak-pihak terkait. Ajang tahunan tersebut akan sedianya akan berlangsung pada Maret 2021 dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Salah satunya adalah menggelar pertandingan tanpa penonton dan bisa disaksikan lewat saluran televisi ataupun siaran streaming. Selain itu, sistem bubble juga akan diterapkan dengan terpusat di satu tempat arena dan penginapan.

“Kita sudah berikan respon, semua peserta rapat memberikan komentar dan masukan. Nanti oleh pihak Polri itu menjadi bahan dari mereka rapatkan di internal dan tentu hasilnya akan dikomunikasikan selanjutnya kepada kami dan pihak-pihak terkait,” lanjutnya.

“Prinsip penyelenggaraannya adalah tetap tidak ada penonton, kemudian bisa disiarkan langsung, dan bisa ditonton di rumah saja, sama dengan sepakbola. Ini lebih terpusat di satu tempat di tempat penginapannya satu, tempat penyelenggaraannya satu,” sambungnya.

Menpora dan Kapolri

Kini, setelah pemaparan kepada Polri dan pihak terkait, Zainudin akan menunggu keputusan tentang izin tersebut. Ia meminta semuanya untuk bersabar dalam menantikan keputusan Polri yang akan membahas terkait hal ini secara internal.

“Semua menyepakati dan menunggu untuk memberi kesempatan kepada pihak Polri untuk mempelajari itu semua,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini