Pol Espargaro Berniat Curi Jurus Andalan Marc Marquez

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 24 Februari 2021 09:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 24 38 2367241 pol-espargaro-berniat-curi-jurus-andalan-marc-marquez-c8rRXXFeC7.jpg Pembalap Honda, Marc Marquez (Foto: MotoGP)

AALST – Pol Espargaro telah diperkenalkan sebagai pembalap anyar Repsol Honda untuk Kejuaraan Dunia MotoGP 2021. Dengan kata lain, kini Pol menjadi rekan setim dari juara dunia delapan kali, Marc Marquez.

Pol dan Marquez sebenarnya sudah cukup lama saling mengenal. Sebab, pada medio 2008-2010 mereka bertarung di kelas 125cc. Sedangkan pada musim 2011 dan 2012 mereka berduel di ajang Moto2.

Baca juga: Sosok Marc Marquez Takkan Lagi Sama Usai Cedera Panjang

Kendati demikian, Marquez selalu berhasil memenangkan pertarungan. Pol Espargaro pun tidak memungkiri bahwa Marquez memang punya kualitas untuk menjadi pembalap top. Maka dari itu, ia kini berencana mencuri jurus andalan Marc Marquez.

Marc Marquez dan Pol Espargaro

Sebelum ini, Marquez dikenal sebagai pembalap yang serampangan. Bahkan, ia sering memacu motornya hingga ke batas yang membuat dirinya kerap mengalami kecelakaan. Akan tetapi, hal itu sudah diperbaiki Marquez pada musim balap MotoGP 2019.

Baca juga: Valentino Rossi Tidak Cocok Jadi Manajer Tim

Di musim tersebut, Marquez hanya sekali mengalami kecelakaan dalam balapan. Menariknya, Marquez kini bisa mengontrol motornya dengan sangat baik. Setiap kali ia hendak terjatuh, Marquez selalu bisa menstabilkan motornya seperti semula. Jurus inilah yang ingin dipelajari Pol.

“Saya akan berada di Qatar tiga hari sebelum hari pertama pengujian, dan saya akan melihat setiap sudut lintasan bersama para insinyur dan mencoba menganalisis banyak data yang telah saya pikirkan bulan ini,” ujar Pol Espargaro, dikutip dari Speedweek, Rabu (24/2/2021).

“Misalnya, ketika Marc Marquez mencegah jatuh yang pada akhirnya memberinya banyak poin. Jika dia tidak menghentikan jatuh itu, dia mungkin tidak memenangkan banyak balapan,” terang pembalap 29 tahun tersebut.

“Saya bertanya pada diri sendiri bagaimana Marc melakukannya. Itu bagian dari DNA Honda dan saya harus belajar bagaimana menghadapi situasi seperti ini. Di KTM saya terkadang berhasil, tetapi saya masih perlu lebih memahami cara melakukannya,” sambung Pol.

Pol Espargaro

Pol tidak memungkiri bahwa berada di tim sebesar Repsol Honda membuatnya mendapat tekanan yang lebih besar. Apalagi, para pembalap Honda di tim satelit, seperti Takaaki Nakagami dan Alex Marquez juga punya performa yang menjanjikan musim lalu.

“Tekanannya pasti besar. Kami juga memiliki tim satelit yang juga akan menggunakan sepeda motor pabrikan. Alex dan Taka adalah pembalap yang sangat cepat, bersama dengan (Stefan) Bradl, yang melakukan banyak putaran di pramusim,” sebut Pol.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini