Tanpa Valentino Rossi, Tim Pabrikan Yamaha Lebih Menyatu

Andika Pratama, Jurnalis · Sabtu 20 Februari 2021 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 20 38 2365481 tanpa-valentino-rossi-tim-pabrikan-yamaha-lebih-menyatu-C2RYyjSbj3.jpg Valentino Rossi (Foto: MotoGP)

MADRID – Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, mengungkapkan dampak positif dari kepergian Valentino Rossi. Menurutnya, tim pabrikan Yamaha lebih bersatu tanpa keberadaan Valentino Rossi.

Sebagaimana diketahui, Valentino Rossi telah mengakhiri 15 tahun kerja samanya dengan tim pabrikan Yamaha pada musim 2020. Tim pabrikan Yamaha tidak memperpanjang kontrak Valentino Rossi yang habis pada akhir musim lalu.

Maverick Vinales dan Valentino Rossi (Foto: MotoGP)

Tim pabrikan Yamaha pun merekrut Fabio Quartararo dari Petronas Yamaha SRT (tim satelit) untuk mengisi posisi Valentino Rossi sekaligus menjadi rekan Vinales. Sementara itu, Valentino Rossi turun kasta ke Petronas SRT untuk menggantikan peran Quartararo dan menjadi rekan setim, Franco Morbidelli.

Kepergian Valentino Rossi diperkirakan banyak orang akan mengurangi kekuatan tim pabrikan Yamaha pada musim depan. Akan tetapi, Vinales punya pandangan berbeda.

BACA JUGA: Di Mata sang Kekasih, Valentino Rossi Sosok Rendah Hati

Vinales yakin tim pabrikan Yamaha akan lebih kuat pada musim depan. Sebab, menurutnya, tim pabrikan Yamaha terbagi dua pada musim-musim sebelumnya, yaitu timnya dan tim Valentino Rossi yang memiliki sedikit perbedaan.

BACA JUGA: Valentino Rossi Tak Mau Buru-Buru Pensiun

Namun, dualisme itu tidak ada lagi pada musim depan. Vinales menilai tim pabrikan Yamaha akan bersatu pada musim depan untuk menuju arah yang sama.

"Bagi kami persatuan tim sangat penting. Selama tiga tahun terakhir, tim ini agak mirip, (tetapi) semua orang pergi sendiri-sendiri. Kami tidak menyatu," kata Vinales, mengutip dari Crash, Sabtu (20/2/2021).

"Saya pikir dengan Esteban (Garcia), Lin (Jarvis) dan Massimo (Meregalli), kami mencoba untuk membawa 20 atau 24 orang di dalam tim untuk menjadi satu. Pada tahun-tahun sebelumnya, (ada) tim Valentino (Rossi) dan tim saya. Sekarang, Yamaha memiliki kesempatan untuk membuat satu tim yang lengkap untuk maju ke satu arah,” tuturnya.

Maverick Vinales (Foto: MotoGP)

Kepergian Valentino Rossi pun membuat posisi pembalap senior di tim pabrikan Yamaha menjadi milik Vinales. Dia memiliki tanggung jawab lebih besar untuk memimpin ketimbang Quartararo.

Tanggung jawab besar membuat tantangan bagi Vinales menjadi lebih sulit ketimbang sebelumnya. Top Gun –julukan Vinales– harus tampil maksimal demi meraih hasil positif untuk tim pabrikan Yamaha pada musim depan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini