Lockdown Berakhir, Australia Open 2021 Bisa Dihadiri Penonton

Antara, Jurnalis · Kamis 18 Februari 2021 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 17 40 2363852 lockdown-berakhir-australia-open-2021-bisa-dihadiri-penonton-aD0xgP8CIQ.jpg Australi Open 2021. (Foto/Reuters)

MELBOURNE - Negara bagian Victoria Australia, Rabu 17 Februari 2021 mengakhiri masa lockdown lima hari sehingga memungkinkan penonton dalam jumlah terbatas datang menyaksikan turnamen tenis Australia Open 2021 di Melbourne Park, kata pejabat setempat.

Perdana Menteri Negara Bagian Daniel Andrews mengatakan sebagian besar pembatasan pergerakan akan dicabut pada Rabu tengah malam, tetapi masker akan tetap wajib baik di dalam maupun di luar ruangan ketika aturan jarak sosial tidak dapat diikuti.

Foto/Reuters

Pencabutan pembatasan ini karena tidak ada kasus baru lagi di sebuah klaster yang terkait dengan sebuah hotel karantina di kota Melbourne.

Baca juga: Legenda Tenis Ini Sebut Federer Jauh Lebih Baik dari Nadal

"Dalam arti yang lebih luas, kami aman dan terbuka," kata Andrews dalam konferensi pers yang disiarkan televisi, seperti dilansir Reuters, tetapi memperingatkan wabah terbaru belum sepenuhnya dapat diatasi.

Baca juga: Kejutan, Ashleigh Barty Tersingkir di Perempatfinal Australia Open 2021

Pencabutan pembatasan akan memungkinkan setidaknya sejumlah penonton di turnamen tenis Australia Terbuka di Melbourne, di mana sebelumnya para pemain bertanding di stadion kosong selama penguncian.

"Akan ada pertemuan sore ini ... di mana kami akan membahas angka yang aman dan akan membuat keputusan itu dibuat secepat mungkin," kata Andrews.

Di bawah perjanjian pra-penguncian wilayah dengan pemerintah Victoria, kerumunan penonton akan dibatasi hingga 25.000 untuk setiap hari selama empat hari terakhir, tetapi Andrews mengatakan angka itu mungkin berkurang lebih lanjut.

Pejabat telah mengizinkan 30.000 penonton untuk masing-masing dari delapan hari pertama turnamen - sekitar setengah dari kehadiran normal.

Sebelum penguncian, jumlah penonton di turnamen dibatasi menjadi 25.000 dan itu dapat dikurangi lebih lanjut untuk empat hari terakhir turnamen, kata Andrews.

Foto/Reuters

Penguncian di Victoria, negara bagian terpadat kedua di Australia, dipicu oleh penemuan kasus COVID-19 di sebuah hotel karantina di Melbourne.

Jumlah kasus membengkak menjadi 19, tetapi tidak ada infeksi baru yang dilaporkan pada Rabu 17 Februari 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini