Gara-Gara Dovizioso dan Petrucci, Marini Sempat Kesulitan Adaptasi Motor Ducati

Bagas Abdiel, Jurnalis · Kamis 18 Februari 2021 02:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 17 38 2363890 gara-gara-dovizioso-dan-petrucci-marini-sempat-kesulitan-adaptasi-motor-ducati-g5ichthVKN.jpg Luca Marini (Foto: Twitter Sky Racing Team VR46)

TAVULLIA – Pembalap rookie MotoGP, Luca Marini, mengaku memiliki tekad untuk menjadi pembalap terbaik Ducati pada masa mendatang. Hal tersebut ia sampaikan jelang mengaspal di kelas MotoGP 2021 bersama tim anyarnya yakni Esponsorama Ducati.

Meski masih membawa nama VR46 Academy, tetapi Marini juga tidak bisa melepaskan titelnya sebagai pembalap Ducati. Sebab, Esponsorama sendiri adalah salah satu tim satelit dari Ducati selain Pramac Racing.

Baca juga Ibu Luca Marini Tak Sabar Lihat Putranya Bela Ducati di MotoGP 2021

Sebagai pembalap anyar, Marini tentu akan melakukan banyak adaptasi. Bukan hanya dari sisi Desmosedici, tetapi juga pada motor MotoGP yang tentunya berbeda dengan kelas Moto2. Karena itu, Marini mengaku tantangan besar hal tersebut.

Luca Marini

Namun, pada perjalanannya, Marini menemui kendala ketika ia mencoba motor Ducati. Sebab, dengan tinggi badannya yang mencapai 184 cm, Marini belum merasa nyaman dengan Desemosedici. Lantaran, selama ini motor Ducati kerap menyesuaikan dengan tinggi badan pembalap sebelumnya yang tergolong pendek.

Baca juga Debut di MotoGP, Aksi Luca Marini dan Bastianini Perlu Diwaspadai

Alhasil, pihak Ducati pun mencoba memperbaiki untuk menyesuaikan dengan tinggi badan Marini. Hal itu kemudian mendapat sambutan positif dari Marini. Sebab, adik Valentino Rossi itu sangat ingin berprestasi bersama Ducati hingga tahun-tahun mendatang.

“Saya sudah pernah ke pabrik Ducati dan duduk di atas motor. Kami sudah melakukan beberapa pengukuran dan mereka sedang mengerjakannya, sehingga saya bisa mengambil posisi dengan rasa nyaman dan tampil sebaik mungkin,” ungkap Marini, mengutip dari Speedweek, Kamis (18/2/2021).

“Ducati memiliki pembalap dengan postur berbeda dalam beberapa tahun, sebut saja seperti (Andrea) Dovizioso dan (Danilo) Petrucci. Saya juga duduk di atas motor mereka (Dovizioso dan Petrucci), dan mereka sangat berbeda,” lanjutnya.

“Jadi saya senang mereka (Ducati) dapat membuat beberapa personalisasi di bidang ergonomic. Ini juga sangat penting karena ini adalah motor yang membutuhkan banyak tenaga dan fisik,” tambahnya.

Luca Marini

“Jadi Anda harus memastikan bahwa Anda duduk di atasnya dengan senyaman mungkin dan pada saat yang sama mendapatkan performa terbaik,” sambungnya.

“Saya akan mencoba mempelajari semua hal baru soal perubahan kelas ini secepat mungkin. Saya harus bersiap dari segi fisik dan mental. Saya sedang mengerjakan itu. Sebab, pada masa depan saya ingin mencoba menjadi pembalap Ducati terbaik,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini