PBSI Sayangkan Pembatalan Jerman Open 2021

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 16 Februari 2021 18:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 40 2363162 pbsi-sayangkan-pembatalan-jerman-open-2021-rsaXfIgIWU.jpg Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. (Foto: PBSI)

JAKARTA – Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Rionny Mainaky, menanggapi pembatalan turnamen Jerman Open 2021. Ia menyayangkan pembatalan tersebut karena turnamen level Super 300 itu diketahui merupakan kualifikasi untuk menambah poin pada Olimpiade Tokyo yang rencananya digelar Juli 2021.

Federasi Badminton Dunia (BWF) memang telah secara resmi mengumumkan pembatalan turnamen bertajuk Jerman Open 2021. Pengumuman ini disampaikan pihak BWF pada Kamis 11 Februari 2021.

Sejatinya, turnamen berlevel Super 300 itu akan digelar di Mulheim an der Ruhr pada 9-14 Maret 2021. Tetapi, penyelenggaraan turnamen dibatalkan karena situasi pembatasan kegiatan akibat merebaknya virus Covid-19.

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo

Pihak PBSI sendiri sebelumnya sudah mengumumkan sejumlah nama pemain Tanah Air yang didaftarkan ke turnamen tersebut. Nama-nama besar pun siap beraksi, termasuk ganda putra nomor satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

BACA JUGA: 5 Bukti Pebulu Tangkis Mohammad Ahsan Penganut Islam yang Taat

Tetapi lantaran pembatalan turnamen itu, Marcus/Kevin harus menunda penampilan comeback-nya ke turnamen bulu tangkis. Begitu juga dengan para pemain lainnya yang harus menanti turnamen lain untuk beraksi.

BACA JUGA: Daftar Skuad Indonesia di All England 2021, Turunkan Pemain-Pemain Terbaik

"Ya sangat disayangkan Jerman Open batal karena turnamen ini seharusnya bisa untuk menambah poin untuk Olimpiade. Terutama untuk Hafiz/Gloria," ujar Rionny, sebagaimana dikutip dari laman resmi PBSI, Selasa (16/2/2021).

"Selain itu, Jerman Open ini seharusnya juga jadi ajang untuk pemanasan bagi para pemain yang akan tampil di All England. Seperti Jonatan, Ginting, Marcus/Kevin, Ahsan/Hendra, Greysia/Apriyani, dan Praveen/Melati," tambahnya.

Dalam ranking terkini Race to Olympic Tokyo, pasangan ganda campuran Indonesia, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, memang belum berada pada posisi aman untuk lolos kualifikasi. Poin Hafiz/Gloria masih terpaut tipis dengan sejumlah pasangan lain yang membuntuti di bawahnya.

Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja

"Posisi Hafiz/Gloria ini yang berbahaya, karena poin ranking mereka itu 60.851, beda tipis dengan pasangan Tang Chun Man/Tse Ying Suet (Rank 9/Hong Kong) dengan poin 60.566, Marcus Ellis/Lauren Smith (Rank 10/Inggris) dengan poin 58.818, dan Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie (Rank 11/Malaysia) dengan poin 56.792," ungkap Rionny.

"Jadi untuk Hafiz/Gloria kita kirim ke Swiss Open yang merupakan turnamen untuk kualifikasi Olimpiade. Kita sih berharap Hafiz/Gloria bisa maksimal di turnamen ini, jadi bisa menambah poin rankingnya. Supaya juga tidak dikejar pasangan di bawahnya," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini