Unik, Petenis Ini Emosi Tak Boleh ke Toilet saat Tampil di Australia Open 2021

Antara, Jurnalis · Rabu 10 Februari 2021 03:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 10 40 2359490 unik-petenis-ini-emosi-tak-boleh-ke-toilet-saat-tampil-di-australia-open-2021-xs1wFOVp6Y.JPG Petenis asal Kanada, Denis Shapovalov. (Foto: Reuters)

MELBOURNE - Ada kejadian unik yang berlangsung di ajang Australia Open 2021 pada Senin 8 Februari 2021. Hal unik yang dimaksud adalah adanya petenis yang ngambek karena tak diberikan izin oleh wasit untuk ke toilet untuk melakukan buang air kecil.

Semua berawal dari petenis Kanada, Denis Shapovalov merajuk saat wasit menolak permintaannya untuk buang air kecil di toilet saat pertandingannya di Australian Open tengah berjalan.

Petenis peringkat 11 dunia itu dipaksa menjalani lima set maraton sebelum menaklukkan petenis muda Italia, Jannik Sinner dan pertandingan tersebut rampung.

Baca Juga: Rafael Nadal dan Ashleigh Barty Belum Terjegal di Babak Pertama Australia Open 2021

Denis Shapovalov

"Apa yang terjadi jika saya harus ke toilet sekarang? Apakah saya akan didenda? Saya tidak peduli!" Shapovalov mengomel kepada wasit asal Jerman Nico Helwerth, yang menolak permintaannya.

"Apa maksud anda bahwa saya tidak bisa meninggalkan lapangan? Apakah anda akan mendiskualifikasi saya? Saya harus buang air kecil!"

Shapovalov meninggikan omelannya ketika wasit juga berkeras tidak mau memberikan izin.

"Saya akan kencing di celana!. Saya akan kencing di dalam botol," teriak Shapovalov.

Setelah melewati pertandingan babak pertama yang penuh tekanan 3-6, 6-3, 6-2, 4-6, 6-4 dalam waktu kurang dari empat jam, dia menyatakan bahwa dirinya perlu lebih sering pergi ke toilet dibandingkan petenis lainnya.

"Pertama-tama, saya hanya boleh mengelap keringat dan mendinginkan kepala saya. Tapi menurut saya itu aturan yang bodoh. Khususnya bagi saya yang punya kantung kemih yang kecil, jadi saya benar-benar harus buang air kecil di setiap set. Jadi itu sulit, terutama saat berada di lapangan begitu lama," ujarnya.

"Sebelum pertandingan saya sudah mencoba untuk menghidrasi sebanyak mungkin, tapi tetap saja harus harus kencing lagi."

Denis Shapovalov

Peraturan turnamen menyatakan bahwa pemain hanya berhak untuk satu kali istirahat ke toilet selama pertandingan yang berlangsung dalam tiga set dan dua kali untuk lima set.

"Saya pikir kami harus bisa lebih banyak istirahat dan pergi ke toilet, karena kami bisa berada di lapangan selama tiga hingga empat jam," tambah Shapovalov.

Pada babak selanjutnya Shapovalov akan menghadapi Bernard Tomic dari Australia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini