Rio de Janeiro Tak Jadi Bikin Sirkuit F1 Baru

Antara, Jurnalis · Selasa 02 Februari 2021 08:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 02 37 2354840 rio-de-janeiro-tak-jadi-bikin-sirkuit-f1-baru-zkBNxkWrOm.jpg Balapan F1 (Foto: Twitter F1)

RIO DE JANEIRO – Pada awalnya Rio de Janeiro memiliki rencana untuk membangun sirkuit guna digunakan dalam ajang Formula One (F1). Pasalnya, selama ini Grand Prix Brasil diselenggarakan di Sao Paulo. Akan tetapi, upaya pembangunan sirkuit baru tersebut gagal dilanjutkan.

Rio de Janeiro, kota terbesar kedua di Brazil, berharap untuk mempromosikan pantai-pantai di wilayahnya, serta kehidupan malam dan kemewahan dengan 'mencuri' balapan paling bergengsi di dunia itu dari Sao Paulo, kota yang penuh dengan pencakar langit serta menjadi pusat ekonomi negara di Amerika Selatan tersebut.

Baca juga: Pierre Gasly Umumkan Dirinya Positif Terpapar Virus Corona

Tetapi, proyek membangun sirkuit di hutan Camboata, yang didukung oleh sosok ekstrem kanan Presiden Jair Bolsoreno dan mantan Wali Kota Marcelo Crivella, telah memicu protes terkait dampak terhadap lingkungan yang ditimbulkan.

Balapan F1

Tokoh sentris baru Wali Kota Eduardo Paes, yang mulai menjabat pada 1 Januari, kehilangan sedikit waktunya untuk membatalkan rencana itu, yang telah mengalami sejumlah penundaan akibat sejumlah laporan dampak lingkungan yang negatif.

Baca juga: Monako Nyatakan Kesiapan Gelar Balapan F1 Musim Ini

"Kami perlu bicara tentang mengembalikan ruang hijau, bukan malah menghancurkannya," demikian pernyataan pemerintah kota setempat.

Balai kota juga telah menginstruksikan lembaga lingkungan negara bagian Rio de Janeiro (Inea) untuk menunda proses perizinan untuk trek balap tersebut.

Mereka menekankan bahwa hutan Camboata, yang berada di bagian barat kota, merupakan rumah dari ratusan spesies, termasuk 14 spesies tanaman yang terancam.

Keputusan tersebut praktis menyudahi upaya Rio untuk menggelar kembali Grand Prix F1 Brazil di kota tersebut, yang terakhir kali menjadi tuan rumah pada 1989.

"Proses ini dipimpin oleh balai kota, dan kami sekarang secara formal mengatakan kami tidak akan mengejarnya lebih lanjut," kata seorang pejabat kepada AFP.

Formula 1 pada tahun lalu telah memperpanjang kontrak dengan Sirkuit Interlagos di Sao Paulo untuk menggelar balapan hingga 2025.

Batalnya Rio menjadi kemenangan bagi rival utama Bolsorano, Gubernur Sao Paulo Joao Doria, dan pukulan berat bagi Sang Presiden, yang berjanji membawa kembali Grand Prix ke Rio, kota asalnya, mulai dengan balapan pada 2020, yang pada akhirnya ditunda karena pandemi COVID-19.

Formula 1 pertama kali menghelat Grand Prix Brazil pada 1972 di Interlagos, sebelum pindah ke Rio pada 1979 dan mulai 1981 hingga 1989 dipindahkan kembali ke Sao Paulo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini