Komentari Penampilan Ahsan/Hendra di Final, Herry IP: Mereka Sudah Maksimal

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Senin 01 Februari 2021 01:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 31 40 2354077 komentari-penampilan-ahsan-hendra-di-final-herry-ip-mereka-sudah-maksimal-I2QmmgtjRO.jpg Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (Foto: Badminton Photo)

BANGKOK - Pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi, memberikan tanggapan mengenai penampilan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di final BWF World Tour Finals 2020. Meski gagal meraih gelar juara, Herry mengaku tetap puas dengan penampilan anak asuhnya tersebut.

Herry mengakui Ahsan/Hendra memang cukup kerepotan menghadapi Lee Yang/Wang Chi-Lin di partai final kali ini. Faktor tenaga jadi salah satu alasan utama yang membuat wakil Indonesia harus merelakan gelar juara jatuh ke tangan lawan.

 

"Kalau melihat permainan tadi sih memang Ahsan/Hendra kalah tenaga, tenaga tangannya. Pertama karena lapangannya juga kalah angin. Harus diakui pemain Chinese Taipei ini selama tiga minggu penampilannya konsisten banget," ujar Herry dilansir dari laman resmi PBSI (1/2/2021).

"Penampilan mereka di Thailand Open ini bagus banget. Baik dari fisik, tenaga, konsentrasi, dan fokusnya luar biasa menurut saya," lanjut pria yang akrab disapa Herry IP tersebut.

 Baca juga: Gagal Pertahankan Gelar Juara, Ahsan/Hendra Tetap Bersyukur

Lebih lanjut, meski hanya menjadi runner-up Herry merasa ini merupakan pencapaian luar biasa bagi Ahsan/Hendra mengingat usia mereka yang tak muda lagi sebagai pemain.

"Memang buat Ahsan/Hendra, pencapaian ini di usia mereka ini sudah bisa sampai final, menurut saya sudah cukup baik di usia mereka di atas 30 tahun ini. Meski belum sempurna untuk menjadi juara," sambungnya.

Kekalahan Ahsan/Hendra di babak final seakan Indonesia kurang akrab dengan gelar juara BWF World Tour Finals. Dikatakan kurang akrab karena wakil Merah Putih tercatat baru satu kali meraih gelar juara sejak edisi perdana yang digelar pada 2018.

Satu-satunya gelar juara yang pernah diraih wakil Indonesia adalah pada 2019. Saat itu, Ahsan/Hendra berhasil mengalahkan wakil Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watabe di partai puncak.

Sementara itu, negara dengan koleksi gelar terbanyak adalah China. Negeri Tirai Bambu tercatat telah mengoleksi gelar juara sebanyak enam kali.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini