Faktor Emosi dan Pengalaman Penyebab Fabio Quartararo Gagal Juara Dunia MotoGP

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 22 Januari 2021 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 21 38 2348706 faktor-emosi-dan-pengalaman-penyebab-fabio-quartararo-gagal-juara-dunia-motogp-Ma6xGkGgbD.jpg Fabio Quartararo. (Foto/MotoGP)

KUALA LUMPUR – CEO Tim Petronas SRT, Razlan Razali, mengungkapkan penyebab Fabio Quartararo gagal meraih titel juara dunia MotoGP 2020. Salah satu penyebabnya karena sang pembalap terlalu emosional

Pada musim sebelumnya, performa Quartararo cukup menjanjikan. Pembalap asal Prancis tersebut berhasil naik podium sebanyak dua kali di Sirkuit Jerez dan di Grand Prix Catalunya.

Foto/Instagram

Namun, sejak saat itu penampilan Quartararo menurun. Dia tak bisa meraih podium dan dianggap tak bisa mengendalikan emosinya.

Baca juga: Ini yang Dinantikan Joan Mir saat MotoGP 2021 Bergulir

Razlan Razali mengatakan Quartararo factor emosi dan tekanan membuat Quartararo gagal menjadi juara dunia. Selain iu factor pengalaman juga turut andil dalam kegagalan sang pembalap.

“Saya pikir itu adalah perpaduan antara motor baru dan kurangnya pengalaman Fabio ketika berhadapan dengan situasi yang tak cukup baik,” kata Razali mengutip Speedweek, Jumat (21/1/2021).

“Anda bisa melihat bagaimana reaksi Fabio di televisi, dia sangat kesal, emosinya sangat tinggi. Dia harus belajar untuk lebih tenang dalam berbagai situasi.”

Fabio Quartararo, akan berusaha untuk meraih gelar juara di pentas MotoGP 2021. Meski begitu, Quartararo sadar, bahwa hal tersebut tidaklah mudah dan ada banyak yang harus ia benahi untuk mewujudkannya.

Quartararo bahkan sampai meminta bantuan kepada psikolog untuk mengelola emosinya. Pembalap 21 tahun tersebut juga kini sadar bahwa interaksi dengan orang-orang di tim juga bisa menjadi faktor penunjang kesuksesannya.

Foto/Instagram

“Saya ingin berusaha menjadi lebih tenang dan bereaksi sesedikit mungkin secara emosional. Itu akan menjadi penting untuk musim depan - juga untuk memberikan komentar yang lebih baik, kepada kepala kru saya dan para teknisi,” jelas Quartararo.

“Karena saya yakin bahwa hal-hal kecil membuat perbedaan besar. Itulah mengapa saya mengerjakan aspek ini dengan bantuan seorang psikolog," sambung pembalap berjuluk El Diablo tersebut.

Di kejuaraan MotoGP 2021 Quartararo akan berada di tim pabrikan Yamaha. Ia mendapat kepercayaan untuk menggantikan Valentino Rossi. Sedangkan Valentino Rossi harus rela turun kasta ke tim satelit.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini