DallIgna: Kolaborasi Dovizioso dan Ducati Memang Harus Berakhir

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Jum'at 15 Januari 2021 02:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 14 38 2344677 dalligna-kolaborasi-dovizioso-dan-ducati-memang-harus-berakhir-L8DRtFzFe3.JPG Andrea Dovizioso berstatus menganggur (Foto: Reuters/Jennifer Lorenzini)

BOLOGNA – Manajer Umum Ducati Corse, Luigi Dall’Igna, akhirnya angkat bicara soal kritik tajam yang dilayangkan Andrea Dovizioso. Berbeda dengan mantan pembalapnya, ia tidak mau balik menyerang. Menurutnya, kolaborasi dengan pria berusia 34 tahun itu memang sudah seharusnya berakhir.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Andrea Dovizioso mengungkapkan alasan dirinya tidak diperpanjang oleh Ducati Corse. Ia mengklaim pihak Ducati sudah menawari perpanjangan kontrak, tetapi kemudian Gigi Dall’Igna melakukan intervensi.

Menurut Andrea Dovizioso, hubungannya dengan Gigi Dall’Igna memang sudah buruk sejak lama. Bahkan, sang bos sudah berusaha untuk menyingkirkannya dari pertengahan Kejuaraan Dunia MotoGP 2019.

Baca juga: Petrucci Heran dengan Dinginnya Hubungan Dovizioso dan DallIgna di Ducati

Manajer Umum Ducati Corse Luigi DallIgna

Gigi Dall’Igna lantas angkat bicara. Menurutnya, kerja sama profesional dengan Andrea Dovizioso memang sudah saatnya berakhir. Ia justru menyebut DesmoDovi adalah rekan kerja yang penting, tetapi waktu jua yang menentukan.

“Saya yakin media bukan tempat yang pas untuk membahas isu ini. Hubungan dengan Dovi adalah yang terlama dalam sejarah Ducati, di mana kami sama-sama memberikan yang terbaik. Cerita memang sudah ditakdirkan untuk berakhir,” papar Gigi Dall’Igna, mengutip dari Corse di Moto, Jumat (15/1/2021).

“Saya sedih ketika mendengar seorang pembalap mengkritik Anda. Saya tentu saja menghormati mereka semua. Saya selalu mendengar masukan dari mereka untuk membuat keputusan. Sekali lagi, Dovizioso memang penting, tetapi sudah waktunya berakhir,” tegas pria berpaspor Italia itu.

Andrea Dovizioso memang menjadi pembalap paling lama Ducati. Kedua pihak sudah bekerja sama sejak MotoGP 2013. Ia diangkut oleh Ducati Corse untuk menggantikan Valentino Rossi yang hengkang ke Yamaha.

Ketika Andrea Dovizioso datang, Ducati Corse bukanlah tim yang mapan. Tim asal Italia itu bahkan hanya pernah merebut satu gelar juara dunia pada MotoGP 2007 bersama Casey Stoner. Di tangan pembalap asal Forlimpopoli itu, Ducati perlahan-lahan menanjak.

Andrea Dovizioso berpisah dengan Ducati (Foto: Twitter/@AndreaDovizioso)

Puncaknya, Andrea Dovizioso menjadi runner-up MotoGP tiga musim beruntun (2017-2018-2019). Musim lalu, Ducati Corse bahkan menyabet gelar juara kategori konstruktor. Prestasi itu menjadi bukti dari upaya keras keduanya selama beberapa tahun terakhir.

Kini, Ducati Corse menatap masa depan baru bersama dua pembalap muda, Jack Miller dan Francesco Bagnaia. Keduanya diharapkan dapat membantu Ducati mempertahankan gelar juara dunia konstruktor, sekaligus kembali merebut titel di kategori pembalap.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini