Jika Valentino Rossi Pensiun, Petronas SRT Tak Masalah

Andika Pratama, Jurnalis · Rabu 13 Januari 2021 02:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 13 38 2343405 jika-valentino-rossi-pensiun-petronas-srt-tak-masalah-2TouU1ukhD.jpg Valentino Rossi (Foto: Laman resmi MotoGP)

SEPANG – Direktur Tim Pertonas Yamaha SRT, Johan Stigefelt, tidak masalah jika Valentino Rossi pensiun setelah kontraknya selesai pada akhir musim 2021. Sebab, Petronas SRT sudah siap dengan kemungkinan terburuk itu.

Sebagaimana diketahui, Valentino Rossi baru saja bergabung ke Petronas SRT. The Doctor -julukan Valentino Rossi- menandatangani kontrak berdurasi satu tahun dengan Petronas SRT.

Valentino Rossi (Foto: Laman resmi MotoGP)

Valentino Rossi datang ke Petronas SRT untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Fabio Quartararo. El Diablo -julukan Quartararo- naik kelas ke tim pabrikan Yamaha alias Monster Energy Yamaha. Quartararo adalah pengganti Valentino Rossi yang kontraknya tidak diperpanjang tim pabrikan Yamaha.

Valentino Rossi akan berduet dengan muridnya di akademi VR46, Franco Morbidelli, pada musim depan. Duet dengan murid sendiri di Petronas SRT menandakan Valentino Rossi sudah cukup berumur sebagai seorang pembalap.

BACA JUGA: Tak Mau Kalah dari Rossi, Luca Marini juga Boyong Pacarnya ke Bahrain

Valentino Rossi akan berumur 42 tahun pada 16 Februari 2021. The Doctor adalah pembalap tertua dan paling berpengalaman yang masih melaju di MotoGP 2021.

Umur Valentino Rossi membuat semua orang tahu pembalap asal Italia itu semakin mendekati akhir kariernya. Oleh sebab itu, Petronas SRT telah mempersiapkan diri jika Valentino Rossi pensiun pada akhir musim depan. Meski begitu, Petronas SRT pun siap untuk memperpanjang kontrak Valentino Rossi apabila masih berhasrat balapan.

Namun, jika Valentino Rossi pensiun, Stigefelt menyatakan Petronas SRT akan merekrut pembalap muda. Sebab, ambisi Petronas SRT adalah mengembangkan bakat pembalap muda.

Valentino Rossi (Foto: Twitter/@sepangracing)

“Kami akan melihat performa Valentino Rossi pada bulan-bulan pertama, dan kami akan melihat apakah dia ingin tetap membalap pada 2022," kata Stigefelt, mengutip dari Motosan, Rabu (13/1/2021).

"Jika dia harus pensiun, kami akan mencari pembalap debutan. Karena ambisi kami masih sama yaitu mengembangkan generasi muda, seperti Fabio (Quartararo) dulu," ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini