Macam-Macam Senam Lantai dan Gerakannya, Apa Saja?

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 12 Januari 2021 15:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 12 43 2343155 macam-macam-senam-lantai-dan-gerakannya-apa-saja-62INXGt7ux.jpg Headstand (Foto: Times of India)

MACAM-MACAM senam lantai dan gerakannya bisa dilakukan siapa saja dan di mana saja, baik di dalam mau pun luar ruangan. Salah satu cabang dari olahraga senam ini biasanya dilakukan di atas permukaan lantai dengan menggunakan alas berupa matras.

Mengapa menggunakan matras? Alas tersebut berfungsi untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan saat melakukan gerakan-gerakan. Sebab, hampir semua gerakan dalam senam ini bersentuhan dengan lantai.

Tentu saja, untuk mempraktekannya, Anda harus berada dalam kondisi prima. Matras yang juga digunakan juga dalam kondisi baik. Jika tidak, risiko mengalami luka atau kecelakaan lain cukup tinggi.

Baca juga: 5 Gerakan Senam Lantai untuk Sehatkan Tubuh dan Pikiran

Berikut beberapa jenis gerakan senam lantai.

1. Sikap Lilin

Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah tidur terlentang di atas matras. Kedua kaki lurus rapat sementara kedua tangan lurus berada di kanan dan kiri. Dengan pandangan lurus ke atas, angkat kedua kaki dan pinggul. Setelah itu, jaga keseimbangannya. Saat melakukan pendaratan, usahakan kaki diturunkan pelan-pelan agar tidak cedera.

Kayang

2. Kayang

Gerakan senam ini cukup sulit karena posisi kedua tangan dan kaki bertumpu di atas matras dalam posisi terbalik. Jika dilakukan dari posisi berdiri, maka kaki harus sedikit terbuka dengan tangan masing-masing berada di samping kaki. Gerakkan tangan secara bersamaan atau satu tangan dengan mengayunkannya ke belakang. Pastikan posisi telapak tangan mendarat dengan baik di matras.

Jika dilakukan dari posisi tidur, awali dengan telentang. Tekuk kedua lutut, setelah itu rapatkan kedua tumit pada pinggil. Tekuk kedua siku tangan kamu, kemudian tangan bertumpu di matras dan tempatkan ibu jari di samping telinga. Angkat badan perlahan kemudian disusul dengan dorongan dari kedua tangan dan kaki lurus.

3. Roll depan

Gerakan ini bisa dilakukan dengan dua cara, yakni berguling ke depan dari sikap awal jongkong atau berdiri. Pertama-tama, jongkok lalu rapatkan kaki, letakkan lutut ke dada, dan kedua tangan menumpu di depan. Lalu berguling ke depan dan ketika panggul menyentuh matras, peganglah tulang kering untuk menuju posisi jongkok.

4. Roll belakang

Gerakan berikutnya adalah roll belakang. Sama seperti tadi, gerakan ini diawali dengan jongkok dan kedua tangan di depan serta kaki sedikit rapat. Kepala ditundukkan kemudian kaki menolak ke belakang. Saat panggul mengenai matras, lipat kedua tangan ke samping telinga dan telapak tangan menghadap bagian atas untuk siap menolak. Kaki segera diayunkan ke belakang melewati kepala dengan dibantu kedua tangan menolak kuat serta kedua kaki dilipat sampai ujung kaki dapat mendarat di matras dalam posisi jongkok.

Roll belakang

5. Headstand

Gerakan ini memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Awali dengan berdiri tegak kedua kaki rapat serta tangan lurus rapat di samping badan, arahkan pandangan ke depan. Bungkukkan badan ke depan, letakkan kedua telapak tangan di matras. Begitu juga dengan dahi, menempel di matras. Angkat pinggul ke atas dengan badan tegak lurus pada matras. Luruskan kaki ke atas dan jaga keseimbangan dengan baik.

6. Handstand

Sama seperti headstand, yang ini juga harus dilakukan ekstra hati-hati. Berdiri tegak dengan salah satu kaki berada di depan dan kedua tangan lurus di atas dengan telapak tangan terbuka. Kemudian, letakkan tangan bertumpu di matras. Bungkukkan badan ke depan, kedua tangan tetap lurus lalu ayunkan kaki ke belakang atas, diikuti dengan kaki satunya dan rapatkan.

Ayunkan kaki kanan dalam keadaan lurus ke atas sehingga kaki kiri ikut terangkat. Pertahankan sikap itu beberapa saat, dan jaga keseimbangan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini