Terpuruk Musim Lalu, Honda Bidik Triple Crown pada MotoGP 2021

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 12 Januari 2021 20:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 12 38 2343315 terpuruk-musim-lalu-honda-bidik-triple-crown-pada-motogp-2021-mpIncyAQr7.jpg Honda ingin kembali merasakan gelar juara dunia (Foto: Honda Racing Corporation)

TOKYO – Kepedihan dirasakan Honda Racing Corporation (HRC) sepanjang Kejuaraan Dunia MotoGP 2020. Hasil-hasil buruk mengiringi perjalanan mereka musim lalu. Karena itu, HRC memancang target tinggi pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2021, yakni Triple Crown.

Seperti diketahui, pencapaian HRC pada 2020 sungguh bertolak belakang dibandingkan MotoGP 2019. Dua musim lalu, pabrikan asal Jepang itu sukses merebut gelar Triple Crown alias juara di kategori pembalap, konstruktor, dan tim (Repsol Honda).

Sementara pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2020, tidak ada pembalap Honda yang mampu menembus lima besar. Peringkat terbaik diraih Takaaki Nakagami yang duduk di urutan 10 klasemen akhir. Di kategori konstruktor, Honda bahkan duduk di peringkat lima dari enam pabrikan!

Baca juga: Catat! Ini Tanggal Rilis Motor Ducati untuk MotoGP 2021

Skuad Repsol Honda pada MotoGP 2020 (Foto: Okezone/Arif Julianto)

Dua petinggi HRC, Tetsuhiro Hikita dan Takehiro Koyasu, tak mau lagi mengulangi pencapaian buruk mereka pada 2020. Karena itu, keduanya langsung memancang target tinggi, yakni Triple Crown pada MotoGP 2021. Untuk mencapai target itu, mereka sudah melakukan evaluasi besar-besaran.

“Target kami adalah memenangi Triple Crown karena musim lalu kami tidak bisa menunjukkan kekuatan Honda, yang mana tidak boleh lagi terjadi,” tegas Presiden HRC Tetsuhiro Hikita, dikutip dari Motosan, Selasa (12/1/2021).

“Kami menyikapi dengan serius hasil pada msuim lalu. Jadi, kami akan bekerja keras dalam berbagai aspek. Kami kehilangan akselerasi dan kecepatan puncak untuk menyalip rival di lintasan lurus,” timpal Takehiro Koyasu.

Sebetulnya, hasil-hasil buruk yang diraih HRC tidak terlepas dari absennya sang andalan Marc Marquez. The Baby Alien mengalami cedera patah tulang humerus pada seri perdana, MotoGP Spanyol 2020, 19 Juli silam di Sirkuit Jerez.

Gara-gara cedera itu, Marc Marquez harus absen mengaspal setahun penuh. Belum diketahui pasti kapan pembalap berusia 27 tahun itu akan kembali ke lintasan. Tetsuhiro Hikita memastikan pihaknya terus memantau kondisi sang jagoan secara seksama.

Marc Marquez sudah bisa pakai baju balap

“Kami terus memantau kondisinya secara seksama,” ujar Tetsuhiro Hikita.

“Kami terus bekerja menyiapkan motor terbaik untuknya pada tes pramusim di Sepang (Malaysia). Kami harus melakukan segalanya demi membantu Marc Marquez,” tutup pria berkebangsaan Jepang itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini