Brivio Ungkap Kiat Suksesnya Jadikan Suzuki Tim Juara

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Minggu 10 Januari 2021 20:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 10 38 2342135 brivio-ungkap-kiat-suksesnya-jadikan-suzuki-tim-juara-8cKRykzcAA.jpg Joan Mir saat juara MotoGP 2020 (Foto: MotoGP)

HAMAMATSU – Davide Brivio bisa dibilang merupakan salah satu sosok paling penting dalam mengantarkan Suzuki meraih gelar juara di MotoGP 2020. Maka dari itu, ketika belum lama ini ia mengumumkan untuk mengundurkan diri sebagai manajer tim, ini menjadi puklan besar bagi Suzuki.

Mengenang perjalanannya di Suzuki, diakui oleh Brivio bahwa bukan hal yang mudah untuk memulai sesuatu dari nol. Sebagai informasi, Brivio bergabung dengan Suzuki pada 2013 ketika tim pabrikan asal Jepang itu sedang mengerjakan GSX-RR baru.

Diakui oleh Brivio bahwa ketika itu Suzuki terlihat seperti Yamaha pada 15 tahun lalu, di mana mereka mencoba untuk bangkit memenangkan gelar juara. Namun, Brivio merasa senang karena ia suasana di Suzuki sangat kondusif.

Baca juga: Dovizioso Beberkan Tak Ditawari Kontrak Baru oleh Ducati

Davide Brivio

"Ketika saya datang ke Suzuki, itu mirip dengan Yamaha 15 atau 20 tahun lalu dalam hal keterbukaan. Mereka mencoba menemukan cara untuk menang, menjadi sukses," ujar Brivio, dikutip dari Motorsport Total, Minggu (10/1/2021).

"Jadi pada saat itu mungkin merupakan bidang yang sangat terbuka untuk mengembangkan hubungan kerja yang baik. Mereka pandai mendengarkan dan mendiskusikan berbagai hal bersama. Jadi perjalanan yang menyenangkan," lanjutnya.

Brivio sejatinya bukan seorang insinyur. Akan tetapi, kekuatannya terletak pada kemampuannya untuk memimpin orang dan tahu persis apa yang diperlukan untuk memenangkan balapan. Itulah yang membuatnya menjadi sosok kunci.

Ia mencari sosok pembalap muda berbakat untuk mengemudikan GSX-RR yang sedang dikembangkan Suzuki. Pada awalnya, pilihan itu jatuh kepada Maverick Vinales. Akan tetapi, setelah Vinales hengkang ke Yamaha, ia menggaet Alex Rins dan kemudian Joan Mir. Tidak hanya itu, para insinyur yang bekerja di Suzuki pun dipilih langsung oleh Brivio.

Hasilnya terbukti ampuh, karena Mir mampu tampil sebagai juara dunia MotoGP di musim keduanya membela Suzuki. Tidak hanya itu, di MotoGP 2020 Alex Rins juga tampil ciamik dengan menempati posisi ketiga klasemen akhir.

Davide Brivio bersama Joan Mir dan Alex Rins

"Tidak ada resep. Awalnya, saat kami memulainya di tahun 2015, kami tahu bahwa proyek ini akan cukup sulit, ya, cukup sulit. Itulah mengapa kami ingin menemukan orang-orang yang termotivasi, orang-orang dengan semangat yang tidak menyerah," beber Brivio.

"Kami tidak ingin Suzuki menjadi tempat yang Anda tuju karena Anda tidak punya tempat tujuan lain, yang tidak mudah. Tapi kami menemukan grup yang sangat termotivasi, sangat bersemangat dan sangat berkomitmen," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini