Davide Brivio Ceritakan Kronologi Perekrutan Valentino Rossi

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Sabtu 09 Januari 2021 12:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 09 38 2341539 davide-brivio-ceritakan-kronologi-perekrutan-valentino-rossi-L96cxttRw2.jpg Pembalap Yamaha, Valentino Rossi (Foto: Laman Resmi MotoGP)

HAMAMATSU – Davide Brivio merupakan sosok penting di balik kudeta terbesar yang pernah terjadi dalam sejarah MotoGP. Pasalnya, Brivio adalah orang yang melobi Valentino Rossi untuk meninggalkan Honda dan bergabung dengan Yamaha.

Nama Valentino Rossi sejatinya sudah langsung mencuat setelah ia melakukan debutnya di kelas premier pada musim balap 2000. Ketika itu The Doctor mendapat kepercayaan untuk membela Honda dan langsung menjadi runner-up kejuaraan di musim debutnya.

Semusim berselang, Valentino Rossi yang sudah semakin terbiasa dengan atmosfer di kelas premier sukses menampilkan performa terbaiknya dan menjadi juara dunia. Gelar juara dunia itu berhasil dipertahankan The Doctor selama dua musim berikutnya, yakni pada 2002 dan 2003.

Baca juga: Joan Mir Ingin Bersaing dengan Valentino Rossi, Marquez, dan Dovizioso di MotoGP

Valentino Rossi

Kendati demikian, di musim terakhirnya tersebut, hubungan Valentino Rossi dengan Honda tidak terlalu baik. Pada saat itulah Davide Brivio yang merupakan manajer tim Yamaha datang dan mencoba membajak Valentino Rossi.

Diakui oleh Brivio bahwa pada awalnya ia mendapat tentangan dari para petinggi Yamaha untuk merekrut Rossi. Selain karena mereka tak yakin The Doctor mau diajak bergabung, dibutuhkan dana yang tidak sedikit pula.

Meski begitu, Brivio berterima kasih karena sudah diberi kesempatan mencoba. Ia pun melakukan pertemuan dengan Valentino Rossi di Ibiza pada 2003 dan terciptalah kesepakatan. Hasilnya, di musim perdananya membela Yamaha, Valentino Rossi langsung menjadi juara dunia.

“Saya ingat pertama kali kami membahas ide mendapatkan Valentino. Banyak orang di Yamaha tidak percaya itu mungkin. Itu adalah mimpi, ide gila!” ungkap Brivio, dilansir dari Speedweek, Sabtu (9/1/2021).

“Tapi saya juga harus menghargai mereka karena mengizinkan saya mencobanya. Dalam perjalanan ke sana, mereka menyadari bahwa itu mungkin dan menempatkan diri mereka di belakangnya,” lanjut pria Italia tersebut.

Valentino Rossi

“Saya juga harus mengatakan bahwa teman baik saya, Masao Furusawa, sangat penting dalam proses ini karena dia meyakinkan Presiden Yamaha untuk merogoh uangnya. Dia melakukan pekerjaan yang hebat di Yamaha saat saya melatih Valentino dan manajemennya," tukas Brivio.

Motor balap M1 yang sedang dikembangkan Yamaha kala itu sejatinya tidak memenangkan satu balapan pun pada musim 2003. Akan tetapi, dengan Rossi mereka mampu memenangkan mahkota kejuaraan dunia pada 2004 dan bahkan mempertahankannya di musim berikutnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini