Periskop 2021: Tahun Tersibuk Event Olahraga

Ezha Herdanu, Jurnalis · Jum'at 08 Januari 2021 11:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 08 43 2341007 periskop-2021-tahun-tersibuk-event-olahraga-bmtmDl3sAv.jpg Olimpiade Tokyo 2020 digelar tahun ini. (Foto: REUTERS)

PADA 2020 sejatinya banyak event olahraga besar yang dijadwalkan berlangsung. Akan tetapi, karena pandemi virus Corona (Covid-19), membuat beberapa event yang sudah dijadwalkan mengalami penundaan hingga tahun depan, tapi ada juga yang dibatalkan.

Event olahraga terbesar yang harus terpaksa ditunda hingga 2021 adalah Olimpiade Tokyo. Olimpiade Tokyo sejatinya dijadwalkan bakal berlangsung pada 24 Juli hingga 9 Agustus 2020. Namun para Maret 2020, pemerintah Jepang dan Komite Olimpiade Internasional (IOC) memutuskan untuk menundanya.

Olimpiade Tokyo

(Olimpiade Tokyo 2020 harus diundur)

Dengan alasan keselamatan karena pandemi virus Corona (Covid-19) tidak mengalami penurunan kasus, Olimpiade Tokyo pun akhirnya ditunda sampai tahun ini. Rencananya, Olimpiade Tokyo digelar pada 23 Juli hingga 8 Agustus 2021. Ini pun menjadi pertama kalinya dalam sejarah 124 tahun penyelengaraan Olimipade harus ditunda ke tahun berikutnya.

Bagi Jepang, penundaan tersebut merupakan pukulan telak karena Negeri Matahari Terbit, sudah sangat siap menggelar perhelatan yang mungkin akan menjadi gelaran Olimpiade paling megah dan monumental.

Terlebih kerugian besar bakal menghantui Jepang yang juga pernah trauma, mengingat pada edisi 1940 event juga diselenggarakan di Tokyo dibatalkan karena Perang Dunia II. Untungnya 24 tahun kemudian (1964) Tokyo kembali menjadi tuan rumah.

Olimpiade Tokyo

Jepang juga sangat mengharapkan bahwa Olimpiade 2020 sebagai titik balik bangsa itu demi melesat ke level lebih tinggi lagi. Namun, kini Olimpiade 2020 seakan menjadi bukti anyar lainnya jika umat manusia belum mampu mengalahkan virus corona.

Tidak hanya Olimpide 2020 yang ditunda hingga tahun depan, di cabor bulu tangkis juga terdepat event mereka yang harus ditunda hingga 2021. Event tersebut adalah Piala Thomas dan Uber yang rencananya berlangsung di Aarhus, Denmark, pada 15 sampai 23 Agustus 2020, namun ditunda.

Infografis Event Olahraga

Infografis Event Olahraga

Penundaan Piala Thomas dan Uber

Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) bahkan sampai dua kali menunda penyelengaraan Piala Thomas dan Uber 2020. BWF sempat menjadwalkan ulang Piala Thomas dan Uber ke tanggal 3 hingga 11 Oktober 2020.

Denmark

(Tim Denmark saat juara Piala Thomas 2016)

Akan tetapi, pada 15 September 2020, BWF kembali menunda penyelengaraan Piala Thomas dan Uber. BWF sudah mengonfirmasi gelaran Piala Thomas dan Uber digelar berdekatan dengan Denmark Open 2021. Hal itu berarti, turnamen diselenggarakan medio Oktober 2021.

Di cabor Tenis, pandemi virus Corona juga memberikan dampak nyata terhadap penyelengaraan ajang tertua mereka, yakni Wimbledon. Event tahunan tersebut terpaksa ditiadakan pada tahun ini, dan kembali bergulir pada tahun depan.

Sementara itu di Tanah Air, Indonesia juga bakal menyambut dua event olahraga besar. Kedua event tersebut diantaranya adalah MotoGP 2021 di Sirkuit Mandalika dan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua.

Sirkuit Mandalika

(Sirkuit Mandalika, siap jadi tuan rumah MotoGP 2021)

Khusus untuk PON, penyelengaraan pesta olahraga berskala nasional tersebut sejatinya dilangsungkan pada tahun ini. Akan tetapi pandemi virus Corona, memaksa pemerintah Indonesia akhirnya menunda penyelengaraan PON hingga 20 Oktober hingga 4 November 2021.

Penundaan tersebut memang cukup merugikan, mengingat PON tahun ini diselengarakan di Papua.I ini pun menjadi pertama kali Papua dipercaya mengelengaraan PON sejak pesta olahraga nasional tersebut berlangsung sejak 1948.

Beberapa event olahraga cukup bergenggsi yang harus ditunda diantaranya adalah Fase Grup Piala Fed (yang melibatkan China, Taiwan, Indonesia, dan Selandia Baru), Kejuaraan Dunia Indoor Atletik, babak kualifikasi Olimpiade Tokyo cabor tinju, hingga kejuaraan dunia tenis meja.

Seperti sektor lainnya, dunia olahraga berharap tahun depan kondisi akan jauh lebih baik. Penundaan sejumlah event olahraga tersebut sesungguhnya bakal memunculkan masalah baru. Pasalnya, jadwal olahraga pada 2021 sungguh sangat padat. Hal tersebut tentu akan persoalan pelik bagi IOC dan federasi-federasi olahraga di seluruh dunia.

Siapa pun penyelengaraan pesta olahraga akbar yang bentrok dengan turnamen besar lain menghadapi ancaman tentunya tidak mudah. Ini karena sama artinya dengan miliaran pasang mata manusia, dan juga sponsor atau iklan, menjadi tidak lagi fokus pada satu kegiatan saja di 2021.

Ada kemungkinan lain dengan bergesernya sejumlah agenda olahraga yang harus rela ditumbalkan demi menjaga event-event yang dianggap lebih besar dapat prioritas. Terlebih banyak rasa pesimis bahwa dampak pandemi corona tahun ini masih akan berlanjut bagi dunia olahraga pada 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini