Wajah Cantik Sabina Altynbekova Bikin Pelatih dan Rekan Setim Gusar

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 07 Januari 2021 04:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 07 43 2340188 wajah-cantik-sabina-altynbekova-bikin-pelatih-dan-rekan-setim-gusar-6aWeOlBTXO.jpg Sabina Altynbekova bersiap melakukan servis (Foto: Instagram/@altynbekova_20)

PESONA seorang Sabina Altynbekova memang mampu memikat kaum adam mana pun. Pevoli asal Kazakhstan itu mulai mencuri perhatian sejak mengikuti Kejuaraan Voli Junior Asia di Taiwan pada 2014. Namun, gara-gara wajah cantik itu pula, dirinya membuat pelatih dan rekan setim gusar.

Sampai saat ini pun Sabina terus menjadi primadona di lapangan voli. Ia bisa dikatakan menjadi salah satu atlet voli kebanggaan Kazakhstan, bukan hanya karena parasnya yang cantik, namun juga karena ia pun terbilang hebat saat mengolah bola voli.

Bak dua sisi mata uang, kecantikan Sabina Altynbekova juga memunculkan efek negatif. Sorotan hanya tertuju kepadanya, alih-alih kejuaraan voli. Hal itu tidak terlepas dari ulasan media-media yang hanya berkisar pada kecantikannya.

Baca juga: Ubah Penampilan, Intip Gaya Sabina Altynbekova saat Dulu Masih Berponi

Sabina Altynbekova diberkahi wajah cantik

“Penggemar hanya memandanginya saja dan tidak benar-benar mengikuti kejuaraan voli,” tulis Vesti, media terkemuka di Kazakhstan, pada Juli 2014, dikutip dari Daily Mail, Kamis (7/1/2021).

Sorotan yang terlalu berlebihan tersebut sampai membuat pelatihnya saat itu, Nurlan Sadikov, pun gusar. Menurutnya, sangat sulit untuk tampil maksimal. Sebab, penonton seakan menganggap hanya satu pemain yang tampil di lapangan.

“Sulit untuk bekerja di tengah kondisi seperti ini. Penonton berperilaku seperti hanya ada satu pemain saja di kejuaraan kali ini,” sungut Nurlan Sadikov.

Wajah cantik Sabina Altynbekova juga sempat menjadi bumerang bagi dirinya sendiri. Pevoli berusia 26 tahun itu pernah direkrut agensi olahraga asal Jepang, Dentsu. Kedua belah pihak sepakat untuk bekerja sama selama satu tahun pada 2015.

Dalam perjanjian itu, diketahui Sabina mendapatkan kesempatan untuk bermain di klub voli Jepang, yakni GSS Sunbeams. Bersama GSS Sunbeams, Sabina pun bermain untuk kompetisi Japan Challenge League II.

Sabina Altynbekova pemanasan

Menariknya, banyak laporan yang mengatakan bahwa Dentsu sebenarnya hanya memanfaatkan paras cantik Sabina untuk dijadikan ajang promosi mereka. Sebab banyak sekali kerja sama yang dilakukan Dentsu bersama beberapa perusahaan lainnya untuk bisa mendapatkan jasa Sabina.

Kini, Sabina sudah tak lagi berada di bawa naungan Dentsu. Sabina pun sudah lama tak main lagi di Jepang dan memilih fokus mengembangkan kariernya bersama Al-Wasl, sebuah tim klub voli yang bermain di Uni Emirat Arab (UEA).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini