MotoGP 2020 Jadi Momen Franco Morbidelli Temukan Jati Diri

Ezha Herdanu, Jurnalis · Jum'at 08 Januari 2021 03:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 07 38 2340765 motogp-2020-jadi-momen-franco-morbidelli-temukan-jati-diri-0LqNPksG4x.jpg Franco Morbidelli (Foto: motogp.com)

MOL – Pembalap Tim Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, membeberkan makna di balik keberhasilannya menjadi runner-up di MotoGP musim 2020. Ya, Morbidelli pun menilai MotoGP 2020 menjadi momen menemukan jati dirinya yang sebenarnya.

Sebagaimana diketahui, Morbidelli sendiri memulai kiprahnya di kelas MotoGP pada musim 2018. Ya, Morbidelli mendapatkan kesempatan tampil di kelas primer usai dipinang oleh Tim Marc VDS Honda sebagai pembalapnya.

Akan tetapi debut Morbidelli di MotoGP 2018 berjalan kurang begitu menjanjikan. Morbidelli sendiri harus puas menyelesaikan kejuaraan dunia dua musim lalu tersebut dengan hanya menempati posisi ke-15 usai meraih 50 poin dari 19 balapan.

Franco Morbidelli

Pada musim keduanya berkiprah di MotoGP, Morbidelli mengalami peningkatan performa yang cukup menjanjikan. Membela panji Tim Petronas Yamaha SRT, Morbidelli sukses finis di posisi ke-10 pada klasemen akhir MotoGP 2019.

Baca Juga: Punya Hubungan Dekat, Valentino Rossi Yakin Bisa Langsung Nyetel dengan Morbidelli di MotoGP 2021

Sementara pada MotoGP 2020, Morbidelli benar-benar menunjukkan kualitasnya sebagai pembalap berbakat. Ya, Morbidelli sendiri berhasil menyelesaikan kejuaraan dunia MotoGP 2020 dengan status sebagai runner-up.

Morbidelli pun lantas memberikan komentarnya mengenai perjalanannya di MotoGP 2020. Ya, pembalap jebolan akademi balap VR46 tersebut menilai MotoGP 2020 jadi momen dirinya menemukan jati diri.

“Kejuaraan dunia musim 2020 adalah musim yang terhebat bagi saya. Saya mampu menemukan bagian dari diri saya yang tadinya tak saya ketahui keberadaannya: bagian serius, bagian pekerja keras,” jelas Morbidelli, seperti dirangkum dari Motorsport Total, Jumat (8/1/2021).

Franco Morbidelli

“Saya menyukainya, karena saat turun lintasan pada masa pramusim di Malaysia, saya langsung sadar merasa lebih nyaman. Saya bisa berkendara lebih agresif dan merasakan apa yang saya lakukan di atas motor,” sambungnya.

“Hal ini memberi saya kesempatan bekerja lebih baik dengan tim saya. Saya bisa bilang 2020 adalah musim yang menakjubkan: tiga kemenangan, dan dua podium tambahan. Jadi, saya sangat puas atas musim saya secara keseluruhan,” tuntas pembalap berusia 26 tahun tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini