Kehilangan Brivio, Sahara Siap Cari Cara untuk Jaga Momentum Suzuki

Bagas Abdiel, Jurnalis · Kamis 07 Januari 2021 18:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 07 38 2340690 kehilangan-brivio-sahara-siap-cari-cara-untuk-jaga-momentum-suzuki-5QvpaLzPkY.jpg Davide Brivio (Foto: Laman resmi MotoGP)

HAMAMATSU - Project Leader Tim Suzuki Ecstar, Shinichi Sahara, mengaku siap memutar otak setelah kehilangan Davide Brivio. Ia tak ingin kehilangan Brivio justru menghapuskan momentum Suzuki yang tengah merangsak naik.

Apalagi di MotoGP 2021, nama Suzuki telah dipandang sebagai rival berat bagi seluruh tim. Itu pun terjadi karena sentuhan tangan Brivio yang telah mengembangkan Suzuki selama delapan tahun terakhir.

Joan Mir, Davide Brivio, dan Alex Rins

Sahara pun sejatinya sangat menyayangkan kepergian Brivio. Tetapi, pada satu sisi ia menghargai keputusan Brivio untuk meninggalkan Suzuki bahkan MotoGP. Kini, ia akan mencoba cari cara untuk meneruskan peninggalan Brivio.

Ia pun memiliki keyakinan bahwa dirinya dan tim yang ada saat ini, bisa menjaga momentum Suzuki meski tanpa Brivio. Sahara optimis Joan Mir dan Alex Rins mampu mempertahankan konsisitensi Suzuki di MotoGP 2021.

Baca juga Sahara Terkejut Davide Brivio Tinggalkan Suzuki

“Musim 2021 akan menjadi tahun yang lebih penting bagi kami untuk menjaga momentum,” ungkap Sahara, mengutip dari laman resmi Suzuki, Kamis (7/1/2021).

“Sekarang kami mencoba menemukan cara terbaik untuk menutupi kerugian Davide,” tambahnya.

“Untungnya dalam banyak kasus saya memiliki cara berpikir yang mirip dengannya, oleh karena itu tidak terlalu sulit untuk menjaga arah yang harus kami tempuh sebagai Tim Suzuki Ecstar, saya kira begitu,” sambungnya.

“Kami ingin mendoakan yang terbaik untuknya di masa depan,” imbuhnya.

Davide Brivio

Suzuki sendiri mengumumkan secara resmi perpisahannya dengan Brivio pada hari ini (7/1/2021) melalui laman resminya. Mereka juga mengonfirmasi bahwa Brivio akan mengambil pekerjaan baru di luar MotoGP.

Setelah dari MotoGP, Brivio dikabarkan akan beralih ke ajang Formula One (F1). Ia ameningalkan proyek Suzuki untuk bergabung dengan Tim F1 Alpine yang kini berganti nama menjadi Renault.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini