Valentino Rossi Harap Yamaha Kreatif Akali Kebijakan Pembekuan Mesin

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 07 Januari 2021 06:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 07 38 2340195 valentino-rossi-harap-yamaha-kreatif-akali-kebijakan-pembekuan-mesin-UsGwGq4cMG.jpg Valentino Rossi berlatih motocross (Foto: Twitter/@ValeYellow46)

TAVULLIA – Masalah mesin kerap membelit Yamaha pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2020. Menyambut musim baru, Valentino Rossi berharap masalah itu setidaknya bisa dicari solusinya. Kebijakan pembekuan mesin tak boleh menjadi alasan bagi pabrikan berlogo garpu tala itu untuk tidak kompetitif.

Seperti diketahui, Dorna Sports menerapkan kebijakan pembekuan pengembangan mesin motor untuk Kejuaraan Dunia MotoGP 2021. Hal itu tidak terlepas dari dampak pandemi Covid-19 yang memukul finansial seluruh peserta.

Seturut kebijakan itu, maka mesin-mesin yang dipakai pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2020, akan kembali dipakai musim depan. Celakanya, performa mesin motor Yamaha justru mendapat sorotan tajam. Apalagi, Maverick Vinales sampai harus terkena penalti start dari pitlane akibat kelebihan pemakaian jatah mesin.

Baca juga: Bukan Pembalap, Valentino Rossi Diprediksi Jadi Manajer Tim di MotoGP 2022

Valentino Rossi melaju di Sirkuit Jerez-Angel Nieto (Foto: Yamaha MotoGP)

Menurut pengakuan Direktur Pelaksana Yamaha MotoGP, Lin Jarvis, masalah utama dapur pacu mereka terletak pada katup. Suku cadang yang dipesan dari pihak ketiga itu mengalami masalah saat pengiriman. Terungkap kemudian, Yamaha melanggar aturan karena memesan dari dua perusahaan berbeda.

Akibatnya, para pembalap Yamaha musim lalu terpaksa merotasi penggunaan jatah lima unit mesin. Ditambah lagi, putaran per menit (rpm) harus dikurangi demi menjaga umur mesin-mesin tersebut. Alhasil, mereka benar-benar kesulitan tampil kompetitif.

Jelang musim baru, Valentino Rossi berharap masalah itu bisa diatasi. Karena pengembangan mesin tidak dimungkinkan, maka masalah bisa diakali dari aspek lain, terutama elektronik. Ia tidak mau Yamaha terus berdalih atas jebloknya performa.

Infografis Valentino Rossi

“Mesin memang dibekukan, tetapi itu bukan sebuah alasan. Di MotoGP sekarang, Anda bisa mengakali banyak hal di seputar mesin untuk meningkatkan performa. Dari sisi elektronik, mulai cara pendinginan mesin hingga menjaga temperaturnya, serta saluran pembuangan (knalpot),” urai Valentino Rossi, dikutip dari Crash, Kamis (7/1/2021).

“Jadi, meski pun tak bisa mengutak-atik bagian dalam mesin, Anda punya banyak hal lain untuk ditingkatkan. Jika Yamaha bekerja dengan baik pada aspek itu serta mengerjakan ke arah yang benar, kami bisa berbuat lebih,” tegas The Doctor.

Valentino Rossi berseragam Petronas Yamaha (Foto: Twitter/@sepangracing)

Untuk MotoGP 2021 sendiri, Valentino Rossi tak lagi membela tim pabrikan Yamaha. Ia terdepak ke tim satelit Petronas Yamaha SRT. Kendati demikian, Yamaha akan memberikan motor YZR M-1 edisi 2020 dengan spesifikasi pabrikan kepada pembalap berusia 41 tahun itu.

Sayangnya, performa buruk YZR M-1 edisi 2020 yang dipakai Valentino Rossi musim lalu bisa saja menghantui dirinya. Karena itu, juara dunia MotoGP tujuh kali tersebut sangat berharap teknisi Yamaha mampu menunjukkan pengembangan berarti.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini