Demi Pertahankan Gelar Australia Open, Kenin Minta Saran dari Djokovic

Antara, Jurnalis · Rabu 06 Januari 2021 07:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 06 40 2339580 demi-pertahankan-gelar-australia-open-kenin-minta-saran-dari-djokovic-q8TO4vdAen.jpg Petenis Amerika Serikat, Sofia Kenin (Foto: Instagram @sofia.kenin)

MELBOURNE – Sepanjang berkarier sebagai petenis profesional, Sofia Kenin belum pernah mempertahankan gelar juara grand slam yang diraihnya. Maka dari itu, jelang dilangsungkannya Australia Open 2021, Kenin pun meminta saran kepada Novak Djokovic.

Kenin sejatinya memenangi gelar Grand Slam perdananya di Melbourne tahun lalu yang menempatkan petenis Amerika itu ke jalur menuju 10 besar dan meraih penghargaan WTA Player of the Year.

Petenis berusia 22 tahun, yang juga runner-up French Open itu, saat ini menempati peringkat empat dunia dan akan berada di antara unggulan teratas di Melbourne ketika event tersebut dimulai pada 8 Februari.

Baca juga: Penyelenggaraan Australia Open 2021 Temui Kendala

Sofia Kenin

"Saya yakin bisa berbicara dengan Novak... Saya pikir itu akan membantu karena kami berdua adalah juara bertahan," kata Kenin kepada wartawan menjelang Abu Dhabi Open, turnamen pemanasan sebelum Australian Open.

"Ia memang memberi saya nasihat bagus menjelang final (tahun lalu) karena kami berlatih saling berdekatan."

Kenin, yang menjadi unggulan 14 tahun lalu, bangkit dari kehilangan satu set untuk mengalahkan petenis Spanyol juara dua kali Grand Slam Garbine Muguruza pada final.

"Ia menghampiri saya dan ia sangat baik saol itu dan ia mengatakan kepada saya beberapa hal sebelum final yang spesial karena saya sangat gugup," Kenin menambahkan.

Novak Djokovic

"Ia mengatakan beberapa hal yang tidak akan saya ungkapkan karena saya lebih suka merahasiakannya," papar petenis kelahiran Moskow tersebut.

Meski banyak turnamen musim lalu dimainkan tanpa penonton karena pandemi COVID-19, Kenin berharap bisa melihat mereka kembali dalam jumlah besar di Melbourne, meskipun kapasitasnya terbatas.

"Ketika saya bermain di Cincinnati dan US Open (tanpa penonton), itu benar-benar berbeda," katanya.

"Sangat sepi, seperti kota hantu. Itu bukan atmosfir yang ideal, saya menyukai para penonton dan memanfaatkan energi mereka untuk membantu saya bermain lebih baik. Saya akan sangat senang mempunyai semacam penonton dan berusaha kembali ke sesuatu yang normal."

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini