Warga Sekitar Takut Covid-19, Penginapan untuk Australia Open Alami Perubahan

Antara, Jurnalis · Selasa 05 Januari 2021 19:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 05 40 2339425 warga-sekitar-takut-covid-19-penginapan-untuk-australia-open-alami-perubahan-1JXPKR9KR3.jpg Australia Open (Foto: Reuters)

MELBOURNE – Panitia penyelenggara Australia Open 2021 terpaksa mencari akomodasi karantina baru untuk para pemain. Pasalnya sebuah hotel mundur sebagai tempat karantina karena pertimbangan adanya kekhawatiran dari penduduk sekitar.

Penyelenggara Grand Slam tenis pertama tahun ini tersebut memastikan mereka sudah memperoleh hotel yang baru setelah The Westin di Melbourne membatalkan rencana menampung para petenis selama dua pekan karantina menjelang turnamen itu berlangsung.

Australia Open

“Sejumlah hotel di Melbourne telah diamankan, termasuk pengganti Westin, guna dengan aman menampung sekelompok pemain internasional,” kata penyelenggara seperti dikutip AFP, Selasa (5/1/2021).

Baca juga Penyelenggaraan Australia Open 2021 Temui Kendala

Media massa setempat mewartakan bahwa ancaman gugatan hukum dari beberapa penduduk terhadap hotel mewah itu telah menggagalkan rencana menampung para petenis di sana.

Kabar ini tersiar 10 hari sebelum pemain pertama diperkirakan tiba di kota itu. Alhasil, panitia penyelenggara harus berputar otak untuk menangani masalah ini.

Awal Grand Slam pembuka 2021 ini sudah dimundurkan ke 8 Februari guna memungkinkan pemain menjalani wajib karantina 14 hari yang diberlakukan oleh negara Australia.

Adapun aturan tersebut memberlakukan semua pendatang dari luar negeri, tak terkeucali atlet. Mereka harus isolasi mandiri sebelum mengambil bagian dalam turnamen pemanasan yang berlangsung satu pekan.

Australia Open

Melbourne baru mencabut lockdown yang sudah berlangsung berbulan-bulan pada Oktober setelah gelombang kedua Covid-19, yang sempat mempersulit diselenggarakannya turnamen Grand Slam ini.

Australia umumnya berhasil membendung virus corona sekalipun wabah baru muncul di Sydney dan Melbourne sehingga memaksa pihak berwenang menerapkan lagi pembatasan, termasuk penutupan perbatasan negara bagian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini