Gara-Gara Terlalu Cantik, Sabina Altynbekova Sempat Dimanfaatkan Agen Jepang

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Sabtu 02 Januari 2021 16:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 02 43 2337734 gara-gara-terlalu-cantik-sabina-altynbekova-sempat-dimanfaatkan-agen-jepang-6xqHu8k4xu.jpg Pevoli cantik, Sabina Altynbekova. (Foto: Instagram/altynbekova_20)

PEVOLI cantik asal Kazakhstan, Sabina Altynbekova, terkenal sejak dirinya mengikuti Kejuaraan Voli Juniar Asia di Taipei, Taiwan pada 2014 silam. Sabina tepatnya membuat heboh kejuaraan tersebut dan bahkan dunia karena kecantikannya yang keterlaluan.

Sampai saat ini pun Sabina terus menjadi primadona di lapangan voli. Ia bisa dikatakan menjadi salah satu atlet voli kebanggaan Kazakhstan, bukan hanya karena parasnya yang cantik, namun juga karena ia pun terbilang hebat saat mengolah bola voli.

Berkat kecantikan dan kehebatannya itu, sebuah agen olahraga dari Jepang pun langsung tertarik untuk merekrutnya. Agen tersebut bernama Dentsu dan mereka mencoba mendekat Sabina pada 2015 silam.

Pada saat itu, penawaran Dentsu disambut baik oleh Sabina yang pada tahun tersebut berusia 19 tahun. Sabina dan Dentsu sepakat untuk menjalin kerja sama selama kurang lebih satu tahun lamanya.

Baca Juga: 5 Fakta Sabina Altynbekova, Pevoli Muslim yang Baru Putuskan Menikah

Sabina Altynbekova

Dalam perjanjian itu, diketahui Sabina mendapatkan kesempatan untuk bermain di klub voli Jepang, yakni GSS Sunbeams. Bersama GSS Sunbeams, Sabina pun bermain untuk kompetisi Japan Challenge League II.

Menariknya, banyak laporan yang mengatakan bahwa Dentsu sebenarnya hanya memanfaatkan paras cantik Sabina untuk dijadikan ajang promosi mereka. Sebab banyak sekali kerja sama yang dilakukan Dentsu bersama beberapa perusahaan lainnya untuk bisa mendapatkan jasa Sabina.

Tentunya Dentsu yang menjadi agensi Sabina pada saat itu mendapatkan keuntungan yang besar dari pevoli yang kini telah menikah tersebut. Meski nominalnya dirahasiakan oleh pihak Dentsu, namun mereka mengakui bahwa sebagai pemegang hak pemasaran eksklusif Sabina, mereka mendapatkan keuntungan yang amat besar.

Salah satu perwakilan Dentsu, Kazunori Nagasawa bahkan sempat mengatakan bahwa para atlet yang berada di naungan agen perusahaan mereka tidak hanya fokus di aktivitas olahraga saja. Nagasawa mengatakan meningkatkan nama sang atlet juga tak kalah pentingnya.

“Selain menyiapkan lingkungan yang optimal untuk para atlet agar bisa fokus pada kegiatan berolahraganya, kami juga mengembangkan branding dari para atlet melalui sebuah kegiatan pemasaran,” kata Nagasawa, melansir dari Campaign Asia, Sabtu (2/1/2021).

Sabina Altynbekova

Nagasawa pun juga memastikan perusahaan mereka tidak mengurung keuntungan seorang diri dalam kerja sama tersebut. Nagasawa menyebut Dentsu juga memberikan keuntungan yang besar untuk para atletnya, termasuk kepada Sabina.

Kini, Sabina sudah tak lagi berada di bawa naungan Dentsu. Sabina pun sudah lama tak main lagi di Jepang dan memilih fokus mengembangkan kariernya bersama Al-Wasl, sebuah tim klub voli yang bermain di Uni Emirat Arab (UEA).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini