Pengakuan Lewis Hamilton Turun Berat Badan Drastis Akibat Terpapar Covid-19

Djanti Virantika, Jurnalis · Rabu 23 Desember 2020 15:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 23 37 2332892 pengakuan-lewis-hamilton-turun-berat-badan-drastis-akibat-terpapar-covid-19-igfacj8fF6.jpg Lewis Hamilton. (Foto: Instagram/@lewishamilton)

LONDON – Pembalap Tim Mercedes AMG Petronas, Lewis Hamilton, menceritakan soal kondisinya terkini usai sempat terpapar virus corona. Ia mengaku mendapat dampak yang cukup signifikan pada tubuhnya akibat Covid-19. Berat badannya diakui mengalami penurunan cukup drastis.

Hamilton diketahui positif terpapar virus corona pada 1 Desember 2020. Akibatnya, ia harus absen di balapan kedua yang berlangsung di Sirkuit Internasional Bahrain dan menjalani isolasi mandiri.

Lewis Hamilton

Setelah 10 hari menjalani isolasi mandiri, Hamilton pun dinyatakan sembuh. Ia langsung mentas dalam F1 GP Abu Dhabi 2020 setelah dipastikan negatif dari paparan virus corona.

BACA JUGA: Lewis Hamilton Jadi Pemenang Sports Personality of The Year 2020

Meski bisa langsung balapan, Hamilton mengaku kondisinya tak benar-benar baik. Juara dunia tujuh kali F1 itu merasakan dampak pada tubuhnya yang mengalami penurunan berat badan drastis.

Selama 10 hari menjalani isolasi mandiri, Hamilton kehilangan bobot tubuhnya mencapai empat kilogram (kg). Kondisi ini menambah parah kondisi tubuh Hamilton yang sudah kehilangan berat badan 2 kg sebelumnya.

Dengan kondisi ini, Hamilton pun mengingatkan banyak pihak untuk tak memandang remeh virus Covid-19. Sebab, dampak yang bisa ditimbulkan dari virus ini begitu nyata, hingga dapat mengancam nyawa orang yang terpapar.

"Saya telah kehilangan 6 kg selama dua bulan terakhir, 4 kg di antaranya turun saat saya terkena Covid-19. Saya kehilangan banyak otot,” ujar Hamilton, sebagaimana dikutip dari Crash, Rabu (23/11/2020).

Lewis Hamilton

“Mulai dari titik lemah kekuatan sekarang, tidak menyenangkan tapi saya bertekad untuk mendapatkan kembali kekuatan saya dan menjadi 100% lagi,” lanjutnya.

“Covid bukanlah leluco. Saya tahu pada tahap tertentu, jika saya terpapar, itu akan sulit karena ada orang di luar sana yang kehilangan nyawa. Jadi saya tahu penyakit itu serius. Saya selalu merasa aneh melihat para pemimpin dunia menertawakannya seolah itu bukan apa-apa,” tukas pembalap asal Inggris itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini