Tak Pernah Tampil Penuh di MotoGP, Jonathan Rea Kecewa

Ezha Herdanu, Jurnalis · Rabu 23 Desember 2020 01:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 22 38 2332433 tak-pernah-tampil-penuh-di-motogp-jonathan-rea-kecewa-T6CNnAwziQ.jpg Jonathan Rea (Foto: Twiiter/@jonathanrea)

LONDON – Pembalap Superbike, Jonathan Rea, mengaku sangat kecewa lantaran tidak pernah mendapatkan kesempatan untuk tampil di kejuaraan dunia MotoGP secara penuh. Meski begitu, Rea menyebut hal tersebut tidak akan pernah menjadi penyesalan terbesarnya.

Sebagaimana diketahui, nama Rea memang sempat beberapa kali diisukan dengan sejumlah tim MotoGP. Beberapa tim yang sempat dikait-kaitkan dengan nama Rea adalah Tim Aprilia Gresini serta Mission Winnow Ducati.

Akan tetapi hingga saat ini, Rea tidak benar-benar menjalani karier sebagai pembalap MotoGP. Ya, Rea memang sempat menjajal persaingan di MotoGP kala dipercaya sebagai pembalap pengganti Casey Stoner bersama Tim Repsol Honda.

Jonathan Rea

Ya, kesempatan tersebut didapatkan Rea pada kejuaraan dunia MotoGP musim 2012 dan turun di dua seri. Meski hanya berstatus sebagai pembalap pengganti, Rea mampu tampil menggebrak dengan finis di posisi kedelapan (MotoGP San Marino 2012) dan finis ke ketujuh (MotoGP Aragon 2012).

Baca Juga: Serunya Valentino Rossi, Morbidelli, dan Luca Marini Habiskan Waktu Libur Bersama

Berkat performa apik tersebutlah nama Rea acap kali dikait-kaitkan dengan sejumlah tim MotoGP. Meski hingga akhirnya, Rea justru lebih banyak menghabiskan karier profesionalnya sebagai pembalap ajang Superbike.

Rea lantas memberikan komentar soal minimnya kesempatan yang didapatkannya untuk tampil di MotoGP. Pembalap berpaspor Irlandia Utara tersebut mengaku sangat kecewa dengan kondisi yang dialaminya tersebut.

“Saya kecewa tak pernah dapat kesempatan turun di MotoGP. Tapi beginilah hidup. Bagaimanapun, saya akan merasa sangat bahagia bertahan di Honda selama bertahun-tahun,” ungkap Rea, sebagaimana dilaporkan oleh Motorsport Total, Rabu (23/12/2020).

“Pasalnya, mereka memberikan kesempatan bagi saya untuk balapan dengan Repsol Honda. Jika bisa pilih motor untuk balapan di MotoGP, Anda pasti pilih motor itu, karena motor Repsol paling ikonik dan berstatus pabrikan,” sambung pembalap berusia 33 tahun tersebut.

Jonathan Rea

“Saya bersyukur dapat kesempatan itu. Jujur saja, saya lebih pilih menjalani dua balapan dengan motor itu ketimbang harus balapan semusim penuh dengan motor yang mustahil untuk bisa bersaing dengan motor lainnya.”

“Saya selalu punya pikiran di kepala saya: apa yang bisa kulakukan andai turun di MotoGP? Tapi kenyataannya begini. Begitulah hidup. Kini saya merupakan enam kali juara dunia WorldSBK dan saya menyukai kehidupan di paddock itu,” tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini