Valentino Rossi Pernah Juara Kelas Premier Bareng Tim Satelit, Terulang di MotoGP 2021?

Ramdani Bur, Jurnalis · Sabtu 19 Desember 2020 11:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 19 38 2330586 valentino-rossi-pernah-juara-kelas-premier-bareng-tim-satelit-terulang-di-motogp-2021-gdHcQcNPVk.jpg Valentino Rossi bisa juara MotoGP 2021. (Foto: Laman resmi MotoGP)

VALENTINO Rossi turun pangkat di MotoGP 2021. The Doctor –julukan Valentino Rossi– tak lagi membela tim pabrikan Yamaha, melainkan hanya beraksi bersama tim satelit, yakni Petronas Yamaha.

Meski hanya membela tim satelit, pantang bagi Valentino Rossi untuk berkecil hati. Sebab, lihat saja kiprah dua pembalap tim satelit Yamaha dalam dua musim MotoGP terakhir (2019 dan 2020), yakni Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli.

Di MotoGP 2019, El Diablo –julukan Fabio Quartararo– tujuh kali finis podium. Jika tidak ada Marc Marquez (Repsol Honda), Quartararo diprediksi memenangkan sejumlah race pada MotoGP 2019.

Satu aksi apik lagi ditunjukkan rekan Quartararo, Franco Morbidelli. Franco Morbidelli finis di posisi kedua di klasemen akhir MotoGP 2020. Selain dua modal di atas, ada hal lain yang membuat Valentino Rossi bisa berjaya di MotoGP 2021.

Valentino Rossi

(Valentino Rossi saat membela tim satelit Honda)

Sekadar informasi, Valentino Rossi pernah menjuarai kelas premier (500 cc) 2001 dengan motor tim satelit Honda. Valentino Rossi memulai debut di kelas 500cc –sekarang disebut MotoGP– pada 2000. Di musim pertamanya tersebut, secara luar biasa Valentino Rossi finis di posisi dua. Menjadi luar biasa, karena selain musim debut The Doctor di balap motor paling elite, pembalap berpaspor Italia itu hanya membela tim satelit Honda, yakni Nastro Azzuro Honda.

Pencapaian yang lebih sensasional terjadi semusim berselang. Masih dengan motor yang sama, Rossi keluar sebagai juara dunia! Setelah melalui 16 race, Valentino Rossi mengemas 325 angka, unggul 116 poin dari Max Biaggi di posisi dua.

BACA JUGA: Duel WAGs Valentino Rossi vs Luca Marini, Si Seksi Francesca dan Marta

Pada musim tersebut Valentino Rossi mengoleksi 11 kemenangan dengan total 13 kali naik podium. Meski berstatus tim satelit, motor Honda NSR500 yang dimiliki Valentino Rossi disinyalir memiliki kualitas setara dengan kuda besi pabrikan Honda saat itu, Repsol Honda.

Persamaan antara motor Nastro Azzuro Honda dan Repsol Honda meliputi mesin, sasis, rem dan lain-lain. Bisa dibilang tak ada perbedaan antara motor Valentino Rossi dengan kuda besi milik pabrikan Honda tersebut. Lantas, mengapa Valentino Rossi tidak langsung membela tim pabrikan ketika naik ke kelas utama pada 2000?

Valentino Rossi

(Valentino Rossi bersama sang kekasih, Francesca Sofia)

Saat itu di tim pabrikan Honda sudah bercokol tiga pembalap. Sebut saja Tadayuki Okada, Sete Gibernau dan Alex Criville. Jelas sulit menyingkirkan ketiga nama di atas, mengingat mereka sudah punya nama besar di kancah balap motor internasional. Karena itulah, Honda yang takut Valentino Rossi dicomot tim lain langsung diberikan tempat di tim satelit.

Karena itu, performa Valentino Rossi layak diapresiasi. Sebab dengan usianya yang saat itu baru menginjak 21 tahun, Valentino Rossi mampu mengalahkan pembalap-pembalap ternama yang sudah makan asam garam di MotoGP, semisal Biagi, Criville, Loris Capirossi hingga Carlos Checa.

Karena itu, menarik kiprah Valentino Rossi di MotoGP 2021. Akankah Valentino Rossi berhasil keluar sebagai kampiun MotoGP 2021?

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini