Mercedes Bersedia Beri Kesempatan kepada Romain Grosjean

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Minggu 06 Desember 2020 21:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 06 37 2322774 mercedes-bersedia-beri-kesempatan-kepada-romain-grosjean-oBtII82MNA.jpg Romain Grosjean (Foto: Twitter F1)

SAKHIR - Romain Grosjean terancam harus mengakhiri petualangannya di ajang Formula One (F1) lebih awal. Akan tetapi, tim Mercedes Petronas bersedia untuk membiarkan Grosjean menjajal mobil balap mereka.

Grosjean mengalami kecelakaan mengerikan pada GP Bahrain, pekan lalu. Kecelakaan itu menyebabkan mobilnya terbelah dua dan terbakar setelah menabrak dinding pembatas.

Beruntung bagi Grosjean karena ia berhasil selamat dari kecelakaan tersebut. Hanya saja, luka bakar pada tangannya membuatnya harus absen pada GP Sakhir yang akan berlangsung Senin 7 Desember 2020 dini hari WIB.

Baca juga: Hasil Kualifikasi F1 GP Sakhir 2020: Bottas Rebut Start Terdepan

Kecelakaan Romain Grosjean

Sayangnya, luka bakar di tangan Grosjean hingga kini belum pulih juga. Padahal, GP Abu Dhabi yang menjadi penutup musim bakal digelar pekan depan.

Lebih menyedihkan lagi, Grosjean akan meninggalkan Kejuaraan Dunia F1 pada akhir musim. Grosjean dan Kevin Magnussen pasalnya bakal digantikan oleh Mick Schumacher dan Nikita Mazepin mulai musim depan.

Kecil peluang Grosjean untuk kembali ke F1. Tetapi, dia berniat untuk menghubungi tiap tim F1 dan memberinya uji coba sebagai perpisahan.

“Saya tidak akan kehilangan sentuhan di tangan kiri seumur hidup. Jika saya bisa menuju Abu Dhabi, kisah ini akan berakhir indah. Jika tidak, saya akan menghubungi semua tim untuk menjalani tes selama 10 atau 15 putaran,” kata Grosjean dikutip dari Crash, Minggu (6/12/2020).

Sepanjang kariernya, Gorsjean hanya pernah membela Renault, yang sempat menjadi Lotus dan juga Haas. Tetapi, tidak ada jaminan kedua tim itu bakal memberikan kesempatan.

Romain Grosjean

Oleh sebab itu, Prinsipal Tim Mercedes, Toto Wolff, ingin memberikan Grosjean kesempatan terakhir menjajal mobilnya. Tetapi, hal itu dilakukan jika tidak ada tim yang bersedia.

“Jika diperkenankan dan tidak ada bekas timnya yang mau, kami akan memberikannya kesempatan. Kami siap memberikannya,” tutur Wolff.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini