Morbidelli Klarifikasi soal Pernyataannya yang Merasa Diremehkan Yamaha

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Sabtu 28 November 2020 05:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 28 38 2317745 morbidelli-klarifikasi-soal-pernyataannya-yang-merasa-diremehkan-yamaha-q6ADjZQ4bE.jpg Pembalap Yamaha, Franco Morbidelli (Foto: MotoGP)

ROMA – Pembalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, mengaku sangat puas dirinya bisa menjadi runner-up Kejuaraan Dunia MotoGP 2020. Bahkan, Morbidelli tidak memungkiri bahwa dirinya senang telah membalas dendam.

Di antara para pembalap Yamaha yang tampil dalam gelaran MotoGP 2020, Morbidelli adalah satu-satunya yang menggunakan sepeda motor keluaran tahun lalu. Sementara itu, Maverick Vinales, Valentino Rossi, dan Fabio Quartararo menggunakan mesin seri terbaru.

Kendati demikian, Morbidelli justru yang meraih hasil paling bagus di MotoGP 2020. Maka dari itu, ia merasa kalau dirinya telah berhasil membalas dendam. Pernyataan Morbidelli tersebut kemudian membuat banyak pihak berspekulasi bahwa anak didik Rossi itu telah diremehkan oleh Yamaha.

Baca juga: Valentino Rossi Percaya David Munoz Bisa Bantu Dirinya Jadi Juara MotoGP 2021

Franco Morbidelli dan Valentino Rossi

Maka dari itu, agar tidak terjadi kesalahpahaman, Morbidelli pun mencoba memberi penjelasan. Ia menerangkan bahwa dirinya bukan diremehkan oleh Yamaha. Hanya saja, jika dibandingkan dengan pembalap Yamaha yang lain, Morbidelli dianggap sebagai yang paling tertinggal.

“Saya tidak merasa bahwa saya diremehkan. Saya hanya tahu bahwa masih ada tiga pembalap yang sangat kuat di Yamaha. Oleh karena itu, memutuskan siapa yang mendapatkan apa sangatlah sulit. Karena semua pebalap di Yamaha sangat kuat,” jelas Morbidelli, dilansir dari Speedweek, Sabtu (28/11/2020).

Morbidelli harus mengakui bahwa persaingan di Yamaha sangat ketat. Ia sadar dirinya mendapat motor bekas di musim balap 2020 karena memiliki background terlemah ketimbang pembalap Yamaha lainnya.

Rossi dan Vinales adalah pembalap tim pabrikan dan sudah pasti menggunakan motor keluaran terbaru. Sedangkan Quartararo di MotoGP 2019 berhasil tampil impresif dengan sebanyak tujuh kali naik podium. Jadi menurut Morbidelli, adalah hal yang wajar jika dirinya berada di posisi paling belakang.

“Jadi saya tidak merasa diremehkan. Saya hanya mendapat nilai terendah di Yamaha. Saya berharap musim Kejuaraan Dunia musim ini akan meningkatkan kuota dan level saya sesuai kebijaksanaan Yamaha,” terang pembalap berdarah Italia dan Brasil tersebut.

Franco Morbidelli

“Tapi saya tidak merasa diremehkan. Hanya saja persaingannya besar dan level di Yamaha tinggi. Semua pembalap Yamaha super kuat: Vale memiliki banyak pengalaman dan sangat pandai mengatur dan mengendarai motor,” lanjutnya.

“Fabio super cepat, seperti halnya Maverick. Jadi ini pertarungan hebat di antara para pembalap. Jadi saya tidak merasa diremehkan, saya hanya merasa... mungkin yang terakhir dari grup. Tapi tidak apa-apa,” tukas Morbidelli.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini