Selama Diakui Valentino Rossi, Joan Mir Tak Peduli Cibiran soal Gelar Juaranya

Andika Pratama, Jurnalis · Jum'at 27 November 2020 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 27 38 2317023 selama-diakui-valentino-rossi-joan-mir-tak-peduli-cibiran-soal-gelar-juaranya-g1gQ1k4dyI.jpg Joan Mir (Foto: Reuters/Juan Medina)

PALMA – Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, tidak peduli dengan cibiran orang-orang tentang gelar juara MotoGP 2020 miliknya. Dia tidak memikirkan komentar-komentar miring itu karena Valentino Rossi (Petronas Yamaha SRT) menyebutnya pantas menjadi juara.

Banyak cibiran menerpa Mir karena gelar juaranya dinilai kurang bergengsi. Sebab, Mir meraihnya tanpa bersaing dengan Marc Marquez (Repsol Honda) yang dianggap pembalap terkuat dalam kejuaraan.

Infografis Joan Mir (Foto: Okezone)

Marquez adalah pembalap terkuat di kejuaraan sejak musim 2013 atau tahun debutnya di MotoGP. Marquez pun mencetak sejarah karena menjadi satu-satunya pembalap yang juara pada musim debut. Marquez melanjutkan kegemilangannya pada musim 2014 dengan kembali meraih gelar juara.

Namun, The Baby Alien gagal mempertahankan gelar juara pada musim berikutnya. Marquez kalah saing dari Jorge Lorenzo. Setelah kegagalan itu, laju Marquez tidak terbendung oleh pembalap mana pun.

BACA JUGA: Joan Mir Sebut Nama Rins dan Quartararo sebagai Saingan Berat di MotoGP 2020

Selama empat musim beruntun dari 2016 hingga 2019, Marquez mendominasi MotoGP. Marquez baru kembali gagal meraih gelar juara MotoGP pada musim ini karena absen panjang akibat lengan kanannya patah.

Saat Marquez tidak ada, Mir mencuat dengan tampil konsisten dalam setiap balapan hingga menjadi juara. Mir menyegel gelar juara saat finis ketujuh di MotoGP Valencia 2020.

Meski telah menjadi juara, Mir tetap menerima banyak cibiran. Mir tidak peduli dengan cibiran-cibiran itu karena tahu dirinya pantas menjadi juara. Pengakuan Rossi, legenda MotoGP, juga membuat pembalap berumur 23 tahun itu semakin percaya diri.

“Itu tidak mengganggu saya karena saya percaya bahwa mereka yang mengatakan ini hanya mengerti sedikit tentang motor. Jika kami harus menghapus gelar juara karena pembalap lainnya cedera maka trofi akan kosong. Valentino (Rossi) memberi selamat kepada saya dan berkata saya pantas mendapatkannya,” kata Mir, mengutip dari Tutto Motori Web, Jumat (27/11/2020).

Joan Mir (Foto: Laman resmi MotoGP)

Mir tidak perlu membuktikan apa-apa kepada orang-orang yang mencibirnya. Sebab, penampilan Mir pada musim ini telah menunjukkan kelayakannya menjadi pembalap terbaik di kejuaraan.

Ketimbang memikirkan cibiran, Mir lebih baik fokus ke musim depan. Sebab, persaingan akan lebih ketat dengan kembalinya Marquez. MotoGP 2021 akan menjadi kesempatan Mir untuk membuktikan dirinya adalah juara sejati.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini