Stoner Sindir Dovizioso dan Vinales yang Gagal Juarai MotoGP 2020

Ezha Herdanu, Jurnalis · Rabu 25 November 2020 06:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 24 38 2315555 stoner-sindir-dovizioso-dan-vinales-yang-gagal-juarai-motogp-2020-dR8DsSVQUZ.jpg Andrea Dovizioso (Foto: motogp.com)

PERTH – Casey Stoner memberikan sindiran kepada Andrea Dovizioso dan Maverick Vinales yang gagal menjadi juara dunia MotoGP musim 2020. Ya, Stoner menilai kedua pembalap tidak terlalu berkerja keras untu mewujudkan impiannya menjuarai MotoGP 2020.

Sebagaimana diketahui, Dovizioso dan Vinales memang sempat disebut-sebut sebagai kandidat terkuat untuk menjuarai MotoGP 2020. Terlebih setelah Marc Marquez yang mendominasi kejuaraan dunia dalam beberapa tahun terakhir harus absen karena cedera.

Nama Dovizioso dan Vinales mencuat, lantaran memang sudah memiliki pengalaman cukup untuk memanfaatkan absennya Marquez di MotoGP 2020. Akan tetapi kenyataannya justru berbanding terbalik.

Infografis MotoGP 2020

Ya, baik Dovizioso dan Vinales sama-sama kesulitan untuk bisa tampil konsisten pada setiap balapan di MotoGP 2020. Bahkan keduanya harus rela gagal meraih podium lebih dari lima kali di kejuaraan dunia tahun ini.

Baca Juga: Gagal di MotoGP 2020, Dovizioso: Saya Kecewa Sejak Awal

Kegagalan Dovizioso dan Vinales menjuarai MotoGP 2020 pun mendapatkan tanggapan dari Stoner. Ya, Stoner pun memberikan sindiran kepada Dovizioso dan Vinales dengan menyebut keduanya kurang berkerja keras untuk mewujudkan keinginan mereka menjuarai MotoGP 2020.

“Mereka (Dovizioso dan Vinales) sama-sama menelan kekalahan. Saya benar-benar sangat heran apakah pembalap saat ini bekerja keras atau tidak,” jelas Stoner, sebagaimana dilaporkan oleh Motorsport Total, Rabu (25/11/2020).

“Terdapat pembalap yang membuat kesalahan yang sulit dimaafkan, namun terlepas dari itu mereka tetap bisa tersenyum. Mereka sepertinya lebih tertarik dengan instagram dibandingkan dengan lintasan balap,” sambungnya.

Selain itu, Stoner juga memberikan pandangannya soal keberhasilan pembalap Tim Suzuki, Joan Mir, keluar sebagai kampiun MotoGP 2020. Stoner menilai bahwa Mir memang layak dinobatkan sebagai juara dunia MotoGP musim ini.

Joan Mir

Pasalnya, Stoner mengaku sangat terkesan dengan usaha keras yang ditunjukkan oleh pembalap berkebangsaan Spanyol tersebut. Meski Stoner sendiri sadar bahwa Mir sejatinya bukan pembalap paling berbakat di MotoGP saat ini.

Baca Juga: Masih Punya Ambisi untuk Bersaing, Dovizioso Tegaskan Akan Kembali di MotoGP 2022

“Dia (Mir) merupakan pembalap yang bekerja keras, dan menunjukkan konsistensi terbaik di kejuaraan dunia tahun ini. Dia memang bukan pembalap paling berbakat, namun layak meraih kemenangan,” tuntas pemilik julukan Kuri-Kuri Boy tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini