Buat Bagnaia Gagal Finis di MotoGP Portugal 2020, Mir Minta Maaf

Ezha Herdanu, Jurnalis · Selasa 24 November 2020 05:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 38 2314843 buat-bagnaia-gagal-finis-di-motogp-portugal-2020-mir-minta-maaf-ZgBvh3vOaL.jpg Joan Mir (Foto: motogp.com)

PORTIMAO – Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Joan Mir, memberikan komentar soal insiden senggolan antara dirinya dengan rider Pramac Ducati, Francesco Bagnaia, di MotoGP musim 2020 seri Portugal. Mir mengutarakan permohonan maafnya atas insiden yang melibatkannya dengan Bagnaia.

Sebagaimana diketahui, Mir dan Bagnaia memang sempat terlibat insiden ketika keduanya mengaspal di MotoGP Portugal 2020. Mir yang memulai balapan di Sirkuit Portimao tersebut dari posisi ke-20 berhasil merangsek ke urutan ke-12 pada lap pertama.

Akan tetapi pada memasuki tikungan ketiga Mir sempat menyengol Bagnaia. Insiden tersebut pun sempat membuat Bagnaia keluar dari lintasan, meski beruntungnya pembalap asal Italia tersebut tidak terjatuh.

Infografis MotoGP 2020

Meski begitu, Bagnaia memutuskan untuk tidak melanjutkan balapan karena mengalami kesakitan pada bagian tangan dan bahunya. Bagnaia pun sempat disebut-sebut mengalami dislokasi pada bagian tulang bahunya.

Baca Juga: Unik, Motor Suzuki Milik Joan Mir Dipaksa Masuk Lift

Beruntungnya beberapa saat setelah balapan di MotoGP Portugal 2020 berakhir, manajemen Tim Pramac Ducati memberikan pernyataan resmi terkait kondisi Bagnaia. Ya, Tim Pramac Ducati menyatakan bahwa Bagnaia tak mengalami cedera berarti dampak dari insiden dengan Mir.

Seusai menjalani balapan di MotoGP Portugal 2020, Mir pun lantas memberikan komentarnya terkait insiden yang melibatkannya dengan Bagnaia. Mir tidak segan menilai dirinya memang telah bertindak terlewat batas ketika menjalani balapan di MotoGP Portugal 2020.

Pasalnya, Mir mengakui bahwa dirinya acap kali melemparkan kritikan kepada para pembalap yang melakukan manuver berbahaya dalam sebuah balapan. Maka dari itu, Mir pun memohon maaf kepada Bagnaia atas insiden tersebut.

“Adrenalin memang bikin mudah menyalip dan rasanya menyenangkan. Tapi saya harus minta maaf kepada Pecco, karena saat itu saya sangat agresif, agak keterlaluan,” jelas Mir, sebagaimana disadur dari Motorsport Total, Selasa (24/11/2020).

Baca Juga: 5 Fakta Menarik di MotoGP 2020, Valentino Rossi Catat Rekor Buruk

“Terkadang saya mengkritik manuver macam ini. Manuver saya tidak kotor, tapi memang bukan yang terbaik. Saat senggolan dengan Johann atau Pecco, entah mengapa elektronik motor terpengaruh, dan saya pun kehilangan traksi,” sambungnya.

“Saya mempunyai traksi di beberapa tempat, tapi di tempat lain tidak. Situasinya sangat berbahaya, karena saya mengalami momen-momen mengerikan. Jadi pada ban sudah haus dan semakin buruk, maka saya harus berhenti,” tuntas juara dunia MotoGP 2020 itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini