Resmi Berpisah dengan Ducati dan MotoGP, Andrea Dovizioso Merasa Bebas

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 23 November 2020 05:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 38 2314129 resmi-berpisah-dengan-ducati-dan-motogp-andrea-dovizioso-merasa-bebas-ch65PBQZ64.JPG Andrea Dovizioso tak lagi merasa tertekan (Foto: Reuters/Jennifer Lorenzini)

PORTIMAO – Petualangan Andrea Dovizioso bersama Ducati Corse resmi berakhir seiring kibaran bendera finis pada MotoGP Portugal 2020, Minggu 22 November malam WIB. Pembalap berkebangsaan Italia itu mengaku semua beban dan tekanan yang pernah dirasakan, kini terlepas.

Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 memang tidak berlangsung sesuai harapan Ducati Corse dan Andrea Dovizioso. Kedua kubu bahkan sempat bersitegang gara-gara alotnya negosiasi perpanjangan kontrak. Semua akhirnya menemui kejelasan ketika Ducati mengumumkan tak akan memperpanjang kontrak sang pembalap.

Dengan begitu, kedua belah pihak akan berpisah setelah bekerja sama sejak Kejuaraan Dunia MotoGP 2013. Sayangnya, perpisahan Andrea Dovizioso dan Ducati Corse tidak berlangsung sesuai yang diharapkan, yakni gelar juara dunia MotoGP 2020.

Baca juga: Andrea Dovizioso Akui Kurang Nyaman Bertandem dengan Jorge Lorenzo

Andrea Dovizioso bersama Ducati sejak 2013 (Foto: MotoGP)

Walau begitu, Andrea Dovizioso tetap mampu mengakhiri musim ini dengan cukup bagus. Ia finis di urutan empat pada klasemen akhir kategori pembalap MotoGP 2020. Setelah 13 tahun berkarier di MotoGP, dengan delapan musim bersama Ducati, pembalap berjuluk The Little Dragon itu bisa merasa bebas.

“Menyelesaikan Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 dengan menghuni peringkat empat setelah musim yang sulit sudah membuktikan kekuatan mental dan cara saya bekerja. Bagaimana pun juga, saya kecewa karena gagal mempersembahkan gelar juara dunia,” ujar Andrea Dovizioso, dikutip dari Speedweek, Senin (23/11/2020).

“Saya akan merindukan banyak hal, terutama dengan orang-orang yang sudah membangun hubungan begitu dekat selama beberapa tahun terakhir. Sekarang, saya merasa bebas karena situasinya sangat membuat stress dan segalanya sudah berakhir,” imbuh pembalap berusia 34 tahun itu.

Ya, kekecewaan patut dirasakan Andrea Dovizioso karena dirinya sempat dijagokan sebagai juara dunia MotoGP 2020. Hal itu tidak terlepas dari absennya Marc Marquez sejak seri kedua hingga terakhir akibat cedera patah tulang humerus.

Sayangnya, keinginan itu tidak tercapai. Andrea Dovizioso malah tampil di bawah harapan seiring pengembangan motor Desmosedici GP20 yang kurang bagus. Ia hanya mampu mencatatkan satu kemenangan di MotoGP Austria 2020, awal Agustus silam.

Pun begitu, Andrea Dovizioso bisa meninggalkan Ducati Corse dengan kepala tegak. Sepanjang delapan musim itu, ia menyumbangkan 14 kemenangan dan tiga kali beruntun menjadi runner-up Kejuaraan Dunia MotoGP (2017-2018-2019).

Kini, Andrea Dovizioso akan menepi dari ingar-bingar ajang balap MotoGP. Ia memilih mengambil cuti sabatikal selama setahun, alih-alih menerima tawaran sebagai pembalap tes.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini