Quartararo Ubah Set-up Lorenzo di Hari Pertama MotoGP Portugal 2020

Bagas Abdiel, Jurnalis · Sabtu 21 November 2020 06:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 21 38 2313457 quartararo-ubah-set-up-lorenzo-di-hari-pertama-motogp-portugal-2020-wwuk5za7QP.jpg Fabio Quartararo (Foto: Twitter/@sepangracingteam)

PORTIMAO – Pembalap Tim Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, menggunakan set-up berbeda dengan Jorge Lorenzo pada hari pertama MotoGP Portugal 2020. Namun begitu, ia tidak mengubah dasar set-up dari Lorenzo yang dikembangkan saat menjalani tes di Portimao.

Quartararo melakukan perubahan karena ia mencoba berbagai aspek untuk menemukan set-up terbaik pada saat balapan. Hasilnya pun tidak sia-sia, pembalap berusia 21 tahun itu merasakan hasil positif di hari pertama.

Fabio Quartararo

Pada sesi latihan bebas pertama (FP1), Quartararo memang harus puas menempati urutan kedelapan dengan catatan waktu 1 menit 40,877 detik. Sementara pada sesi latihan bebas kedua (FP2), ia naik peringkat ke urutan keempat dengan koleksi waktu 1 menit 39,692 detik.

“Saya menggunakan pengaturan berbeda dari Jorge, tetapi saya masih memiliki dasar untuk dibangun, dan saya pikir itu penting. Di hampir semua tikungan lambat kami menggunakan gigi ekstra,” ungkap Quartararo, mengutip dari GP One, Sabtu (21/11/2020).

Baca juga Tampil Tanpa Beban di Portimao, Quartararo: Akhirnya Saya Bersenang-senang!

“Hari ini antara FP1 dan FP2 kami tidak dapat memodifikasi gearbox pada motor itu, karena saya harus mencoba swingwarm karbon, jadi saya mengganti sepenuhnya motor dan hasilnya positif,” tambahnya.

Namun begitu, Quartararo bukan satu-satunya pembalap Yamaha yang mencatatkan hasil terbaik pada hari pertama. Pembalap Tim Monster Energy Yamaha yakni Maverick Vinales tampil lebih baik dengan mencataktan waktu 1 menit 39,536 detik dan duduk di urutan kedua.

Quartararo pun menilai karena Vinales mendapatkan set-up yang tepat untuk ban. Sementara, ia mencoba hal berbeda, namun pembalap berpaspor Prancis itu masih tetap merasakan sisi positif.

“Maverick sangat cepat dengan ban hard, sementara saya sangat senang dengan hard di depan tetapi untuk time attack saya lebih senang menggunakan ban medium,” lanjutnya.

“Saya melihat banyak pembalap memakai ban baru berulang kali sementara saya hanya keluar dengan ban baru di akhir dan di belakang saya menggunakan ban lunak,” sambungnya.

“Saya bekerja dengan baik dengan semua senyawa bahkan jika putaran kedua di FP2 sulit itu karena tes yang saya lakukan pada gear box dan swingwam baru. Bagaimanapun, saya tidak berpikir kecepatan saya buruk dan saya tahu saya masih bisa meningkat,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini