Duel McGregor vs Poirier Jadi Pertanda Khabib Naik Oktagon Lagi

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 20 November 2020 14:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 43 2313033 duel-mcgregor-vs-poirier-jadi-pertanda-khabib-naik-oktagon-lagi-1qyR0oDJAm.jpg Khabib Nurmagomedov (Foto: Twitter UFC)

LAS VEGAS – Presiden UFC, Dana White, telah menjadwalkan pertarungan Conor McGregor kontra Dustin Poirier. Duel tersebut pada akhirnya menjadi isyarat bahwa Khabib Nurmagomedov akan kembali dari masa pensiunnya dan naik oktagon lagi.

McGregor dan Poirier dijadwalkan untuk bertarung dalam gelaran UFC 257. Duel tersebut rencananya akan dihelat di Fight Island pada 23 Januari 2020. Ini akan menjadi pertarungan kedua McGregor dengan Poirier.

Sebelumnya, mereka pernah berhadapan di tahun 2014. Kala itu McGregor yang keluar sebagai pemenang. Akan tetapi, saat ini Poirier berada di peringkat yang lebih tinggi, yaitu posisi kedua di kelas ringan UFC, sedangkan McGregor keempat.

Baca juga: Terungkap, Khabib Sempat Kirim Pesan Kontroversi kepada McGregor

Conor McGregor

Menurut petarung UFC asal Rusia, Aleksei Oleinik, pemenang dari duel tersebut dipersiapkan untuk melawan Khabib Nurmagomedov. Karena, meski saat ini Khabib sudah memutuskan pensiun, namun Dana White tetap mencantumkan nama The Eagle sebagai pemegang sabuk juara.

Berdasarkan aturan dalam olahraga pertarungan, mereka yang bisa menantang sang juara hanyalah yang berperingkat dua atau tiga besar. Oleinik meyakini hal inilah yang membuat McGregor bersedia berduel melawan Poirier.

Jika berhasil mengalahkan Poirier, peringkat McGregor pasalnya akan naik dan ia berkesempatan untuk menantang Khabib. Sebagaimana diketahui, McGregor sangat ingin melakoni pertarungan ulang melawan Khabib setelah pada 2018 The Notorious dibuat terkapar.

“Anda tahu, saya selalu mencari kebenaran dan kebenaran. Ada peringkat petarung. Jika Khabib kembali, maka ada sang juara yang harus bertarung dengan mereka yang berperingkat dua atau tiga besar,” terang Oleinik, sebagaimana dilansir dari Championat, Jumat (20/11/2020).

“Itu selalu terjadi, dalam olahraga apa pun. Dan ini adalah opsi yang paling benar. Ini bukan pendapat Oleinik, namun begitulah yang terjadi seharusnya. Dan yang lainnya tidak masuk akal,” sambung petarung yang berlaga di kelas berat tersebut.

Oleinik sejatinya tak melihat pertarungan McGregor vs Poirier tersebut sebagai duel untuk memperebutkan sabuk juara. Ia melihat duel ini hanya sebagai pertarungan biasa untuk memperebutkan peringkat yang lebih tinggi. Sebab, status Khabib sebagai kampiun masih tetap disematkan oleh Dana White.

“Jika Khabib meninggalkan olahraga ini, McGregor dan Poirier harus bertarung untuk memperebutkan gelar. Dan jika dia (Khabib) kembali, maka jelas ada sang juara dan pertarungan mereka (McGregor vs Poirier) seharusnya tidak terjadi,” tandas Oleinik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini