Kenang Momen Terindahnya di MotoGP, Dovizioso Sebut saat Kalahkan Marquez

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 20 November 2020 21:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 38 2313357 kenang-momen-terindahnya-di-motogp-dovizioso-sebut-saat-kalahkan-marquez-uF7JDfaC6R.jpg Andrea Dovizioso vs Marc Marquez (Foto: MotoGP)

PORTIMAO – MotoGP Portugal 2020 akan menjadi balapan terakhir Andrea Dovizioso di Ducati. Jelang balapan yang akan dilangsungkan Minggu 22 November 2020 itu, Dovizioso pun mengenang salah satu momen terindahnya selama berkiprah di ajang MotoGP.

Dovizioso memulai kariernya di MotoGP pada musim 2008 bersama Honda. Akan tetapi, ia baru bergabung dengan Ducati pada 2013 setelah kesulitan untuk menampilkan performa yang bagus bersama Honda dan Yamaha.

Di Ducati pun, Dovizioso tak langsung menampilkan performa gemilang. Selama empat musim pertamanya, Dovizioso tak pernah berhasil untuk finis di posisi tiga besar klasemen akhir.

Baca juga: Valentino Rossi Prihatin Adik Tirinya Kesulitan Jadi Juara Dunia

Andrea Dovizioso

Pembalap Italia itu baru bisa tampil moncer di musim 2017. Kala itu, Dovizioso mampu bersaing sengit dengan Marc Marquez hingga seri terakhir dalam perebutan gelar juara. Sayangnya, pertarungan dimenangkan oleh The Baby Alien dan Dovizioso harus puas menjadi runner-up.

Kendati demikian, salah satu momen terindah Dovizioso adalah pada gelaran MotoGP Austria 2019. Pasalnya, dalam balapan di Sirkuit Red Bull Ring tersebut Dovizioso mampu mengalahkan Marquez dan menjadi yang tercepat.

Pada saat itu, Dovizioso sebenarnya merasakan sepeda motornya tidak terlalu bagus. Akan tetapi, pada tikungan terakhir di lap terakhir, Dovizioso secara nekat menusuk Marquez hingga akhirnya ia pun keluar sebagai pemenang.

“Kami punya masalah, tapi semua orang mengharapkan kami menang di trek ini. Marc lebih cepat dari saya, tapi kami membuat keputusan yang tepat sehingga saya bisa bertarung dengannya sampai akhir,” beber Dovizioso, seperti dilansir dari Tutto Motori Web, Jumat (20/11/2020).

“Jika Anda memenangi balapan di tikungan terakhir, adrenalin terpancar ke seluruh tubuh Anda, perasaan yang tak terlukiskan,” lanjut Dovizioso.

“Itu adalah tikungan terakhir, saya harus mencoba. Jika saya tiba terlalu lama, saya bisa menyelesaikannya di posisi kedua,” jelas pembalap yang dijuluki Desmo Dovi tersebut.

“Saya merasa kuat pada saat itu. Itu adalah sesuatu di masa lalu yang saya pikirkan. Saya sangat bahagia untuk semua orang-orang yang kerja dengan sangat keras,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini