Andrea Iannone Dapatkan Trofi Tapir Emas

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 20 November 2020 20:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 38 2313341 andrea-iannone-dapatkan-trofi-tapir-emas-XSen1l2RDa.jpg Andrea Iannone (Foto: MotoGP)

LUGANO – Pembalap Aprilia, Andrea Iannone, baru saja dianugerahi trofi Tapiro d’Oro (Tapir Emas). Maklum saja, pasalnya Iannone tidak sekalipun mengikuti balapan sepanjang diselenggarakannya Kejuaraan Dunia MotoGP 2020.

Iannone bukanlah pembalap pertama yang diberikan trofi Tapir Emas. Ikon MotoGP, Valentino Rossi, juga pernah dianugerahi trofi tersebut. Bahkan, The Doctor mendapatkannya sebanyak dua kali.

Sekadar diketahui, trofi Tapir Emas diberikan untuk atlet (insan olahraga) yang dinilai memiliki penampilan buruk. Maka dari itu, Iannone dipilih karena ia sudah absen dari dunia balap untuk waktu yang lama.

Baca juga: Valentino Rossi Prihatin Adik Tirinya Kesulitan Jadi Juara Dunia

Andrea Iannone

Pembalap asal Italia itu pasalnya dinyatakan positif menggunakan doping saat melakukan pemeriksaan di MotoGP Malaysia 2019. Iannone sendiri menjelaskan bahwa zat terlarang itu tak sengaja dikonsumsinya.

Zat terlarang terkontaminasi di daging yang dikonsumsinya sebelum menjalani balapan di Sirkuit Sepang, Malaysia. Maka dari itu, Iannone yang tidak terima dengan putusan tersebut, mencoba mengajukan banding.

Sayangnya, Iannone tetap dinyatakan bersalah. Diputuskan Iannone harus menjalani skors selam empat tahun. Dalam kurun waktu tersebut, ia tidak diperbolehkan untuk berkecimpung di dunia olahraga balap motor.

“Ini sangat berat, tapi begitulah kelanjutannya. Kami telah melakukan segala kemungkinan untuk membuat segalanya berjalan berbeda. Saya juga melakukan pemeriksaan rambut, hasilnya negatif,” ujar Iannone mengenai putusan pengadilan soal kasusnya, dikutip dari Tutto Motori Web, Jumat (20/11/2020).

“Saya tidak berpikir mereka marah kepada saya, tapi sayangnya ada hal-hal yang melampaui kalimat. Saya dapat mengajukan banding ke pengadilan Swiss dan sekarang kita harus memahami,” lanjutnya.

Akibat skors-nya ini, Iannone pun terancam untuk mencari pekerjaan baru. Sebab, empat tahun bukanlah waktu yang singkat. Akan tetapi, Iannone masih akan memperjuangkan untuk bisa kembali ke dunia balap motor grand prix.

“Saya akan merindukan garasi, tapi saya akan melihat bagaimana saya masih bisa berguna bagi dunia MotoGP. Saya menghabiskan banyak waktu di garasi saya di Vasto, di mana saya memiliki lebih dari 200 sepeda motor,” tandas pembalap 31 tahun tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini