Valentino Rossi Prihatin Adik Tirinya Kesulitan Jadi Juara Dunia

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 20 November 2020 19:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 38 2313320 valentino-rossi-prihatin-adik-tirinya-kesulitan-jadi-juara-dunia-bihO9tPiiq.jpg Luca Marini dan Valentino Rossi (Foto: Instagram Rossi)

PORTIMAO – Adik Valentino Rossi, Luca Marini, saat ini tengah berjuang untuk bisa meraih gelar juara dunia Moto2 2020. Akan tetapi, peluang Marini untuk meraih mahkota juara kini menipis. Tak ayal, kondisi tersebut membuat Rossi prihatin.

Pada awalnya, Marini menampilkan performa yang menjanjikan di Moto2. Hingga seri kesembilan, Marini sudah meraih tiga kemenangan dan berhasil menjadi pemuncak klasemen sementara.

Kendati demikian, setelah itu Marini mengalami penurunan performa dan dalam dua seri balapan tak meraih poin. Maka dari itu, sekarang Marini harus turun ke peringkat ketiga klasemen dengan perolehan 176 poin.

Baca juga: Jika Bukan karena Yamaha, Valentino Rossi Sudah Pensiun di 2012

Luca Marini

Secara matematis, Marini sebenarnya masih bisa menyabet gelar juara meski hanya menyisakan satu balapan lagi. Akan tetapi, ini sangat sulit untuk diwujudkan karena ia tertinggal 18 angka dari Enea Bastianini yang saat ini menjadi pemuncak klasemen.

Jika ingin menjadi juara, maka Marini setidaknya harus finis di posisi kedua dalam seri terakhir nanti. Pada saat yang sama, dua pembalap yang saat ini menempati urutan pertama dan kedua di klasemen harus gagal finis atau menyelesaikan balapan di luar 15 besar supaya tidak mendapat poin.

“Menurut pendapat saya, Luca seharusnya bisa datang ke balapan ini dengan lebih banyak poin. Sangat disayangkan. Ini belum berakhir, tapi jaraknya cukup besar,” ujar Rossi, seperti dilansir dari Tutto Motori Web, Jumat (20/11/2020).

“Jadi itu bukan sesuatu yang bisa dia putuskan sendiri. Anda juga harus melihat apa yang ditunjukkan oleh pembalap lain - terutama Bastianini,” sambung The Doctor.

Menurut Rossi, keterpurukan adik tirinya ini dimulai ketika Marini mengalami kecelakaan saat mentas di Sirkuit Le Mans dalam grand prix Prancis. Hal itu membuat Marini tidak bisa melaju dengan maksimal dan kehilangan banyak poin.

“Luca mengalami saat-saat sulit setelah lepas landas dari Le Mans. Itu merupakan pukulan yang cukup berat, bahkan jika dia tidak terluka parah. Sayangnya, balapan Le Mans berlangsung dalam kondisi sulit,” terang Rossi.

“Jika Anda datang dari lepas landas yang berat, bagian terburuknya adalah mengemudi dalam kondisi seperti itu. Dan kemudian dua balapan di Aragon - itu adalah tiga balapan di mana dia hanya mencetak beberapa poin dan mungkin membuat gelar juara dunianya terancam. Sungguh memalukan karena dia menunjukkan bahwa dia bisa menang dalam hal kecepatan,” tandas Rossi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini