Kenang Momen Manis, Valentino Rossi Sedih Ditinggal Dovizioso dan Crutchlow

Bagas Abdiel, Jurnalis · Jum'at 20 November 2020 05:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 38 2312754 kenang-momen-manis-valentino-rossi-sedih-ditinggal-dovizioso-dan-crutchlow-TewJcyqfZy.jpg Valentino Rossi (Foto: Laman resmi MotoGP)

PORTIMAO – Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, sedih dengan kepergian rekan lamanya yakni Andrea Dovizioso dan Cal Crutchlow pada musim depan. MotoGP Portugal 2021 pada akhir pekan ini pun akan menjadi balapan terakhir bagi kedua pembalap senior tersebut.

Dovizioso sendiri tidak akan mentas di MotoGP pada musim depan karena memilih cuti selama setahun. Pembalap berpaspor Italia itu memutuskan untuk berpisah dengan Ducati dan menunggu waktu kesepekatan yang pas dengan tim lain untuk kembali ke MotoGP 2022.

Valentino Rossi

Sementara itu, Crutchlow akan mundur dari dunia MotoGP setelah kontraknya bersama LCR Honda telah berakhir. Namun begitu, Crutchlow memiliki pekerjaan baru pada musim depan dengan menjadi pembalap penguji untuk Yamaha.

Meski begitu, Valentino Rossi sulit menerima situasi tersebut karena ia sangat benci dengan perpisahan. Apalagi dua pembalap itu termasuk orang-orang yang menemani VR46 sebagai rider veteran di kelas MotoGP saat ini.

Baca juga Valentino Rossi Siap Ucapkan Salam Perpisahan di MotoGP Portugal 2020

“Akhir dari sebuah karir, bagian dari karir, selalu merupakan sesuatu yang sangat tidak saya sukai, jujur saja,” ungkap Valentino Rossi, mengutip dari Crash, Jumat (20/11/2020).

Pembalap berjuluk The Doctor itu kemudian menceritakan kenangan yang ia miliki bersama Dovizioso dan Crutchlow. Ia mengaku memiliki momen manis bersama keduaya, terutama di dalam lintasan balap.

“Cal sebenarnya pembalap Superbike tapi saya pikir ia melakukan karir yang penting di MotoGP, saya punya banyak kenangan dengannya,” lanjut pembalap berusia 41 tahun tersebut.

“Kami bertarung di banyak balapan. Saya ingat kemenangan pertamanya di Brno pada 2016 di balapan basah, di mana ia tiba di depan dan saya tiba di urutan kedua,” sambungnya.

“Dengan Dovi kami memiliki hubungan yang lama karena kami mulai balapan di minibike bersama saat kami berusia 10-11 tahun. Jadi saya mengingatnya sejak lama,” tambahnya.

“Juga dengan Dovi kami melakukan banyak pertarungan hebat dan saya ingat Malaysia 2016 ketika ia menang dan saya berada di urutan kedua, dan kami berjuang untuk semua balapan,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini