Valentino Rossi Desak Yamaha Serius Jalankan Program Tes

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 18 November 2020 05:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 18 38 2311357 valentino-rossi-desak-yamaha-serius-jalankan-program-tes-bIhRS2pEWt.jpg Valentino Rossi bersiap mengikuti balapan (Foto: Twitter/@ValeYellow46)

VALENCIA – Keputusan Yamaha untuk merekrut Cal Crutchlow sebagai pembalap tes disambut baik oleh Valentino Rossi. Namun, Pembalap Tim Monster Energy Yamaha itu mengingatkan, pabrikan berlogo garpu tala itu harus serius menjalankan program tes.

Peringatan Valentino Rossi tersebut harus betul-betul diperhatikan oleh Yamaha. Sebab, program tes amat penting kaitannya dengan pengembangan motor. Yamaha seakan tertinggal dari para pesaing pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 karena tidak terlalu banyak menjalankan program.

Sebetulnya, Yamaha merancang sejumlah rencana tes bersama Jorge Lorenzo sepanjang 2020. Akan tetapi, pandemi Covid-19 membuat rencana-rencana tersebut batal. Yamaha kemudian hanya menugaskan Por Fuera melakukan uji coba di Portimao, Portugal, yang bertujuan mengumpulkan data.

Baca juga: Yamaha Tak Kompetitif, Valentino Rossi Singgung Kinerja Lorenzo

Jorge Lorenzo melaju di Sirkuit Internasional Algarve (Foto: Yamaha MotoGP)

Minimnya program tes itu dikritik oleh Valentino Rossi. Alih-alih banyak menggelar tes di sirkuit-sirkuit Eropa, Yamaha hanya menggelar tes di Jepang bersama pembalap lokal. Menurutnya, sangat penting bagi sebuah tim untuk memiliki keseriusan dalam menjalankan program tes.

“Pertama-tama ada masalah mendasar. Hingga 2020, tim-tim lain memiliki program tes aktif di Eropa bersama pembalap Eropa seperti (Michele) Pirro, (Dani) Pedrosa, dan (Stefan) Bradl,” terang Valentino Rossi, dikutip dari Motorsport, Rabu (18/11/2020).

“Yamaha tidak memiliki tim seperti itu. Hanya ada program tes yang dilakukan di Jepang, bersama dengan pembalap Jepang. Masalah terbesarnya bukan itu, tetapi pembalap tes melaju di sirkuit yang tidak ada kaitannya dengan yang dipakai di Eropa,” kritik The Doctor.

Sebetulnya, Yamaha punya tim untuk melakukan tes di Eropa bersama Jonas Folger pada 2019. Akan tetapi, tim itu dibubarkan pada 2020. Yamaha ingin memiliki satu tim saja yang menggabungkan orang-orang Eropa dan Jepang dari tim balap.

Melihat peningkatan yang dialami Suzuki dan KTM, Valentino Rossi lantas mendesak Yamaha untuk serius dengan program tes di Eropa. Memilih pembalap tes baru yang mumpuni memang penting, tetapi lebih bagus jikalau diikuti dengan keseriusan menjalankan program tes.

“Yamaha butuh memiliki tim tes yang serius di Eropa tahun depan. Lebih dari pembalap, Anda membutuhkan program tes yang serius,” tegas Valentino Rossi.

Ya, Yamaha akan memiliki pembalap tes baru pada 2021, yakni Cal Crutchlow. Pria asal Inggris itu menggantikan Jorge Lorenzo, yang dinilai kurang berkontribusi pada pengembangan motor. Padahal, kondisi itu bukan sepenuhnya salah Lorenzo, melainkan sebagai dampak negatif pandemi Covid-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini