Novak Djokovic Kembali Jadi Petenis Nomor 1 Dunia: Emosi Saya Campur Aduk

Antara, Jurnalis · Senin 16 November 2020 15:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 16 43 2310410 novak-djokovic-kembali-jadi-petenis-nomor-1-dunia-emosi-saya-campur-aduk-3EfAt6Bvo9.jpg (Foto: Ant)

JAKARTA - Petenis Novak Djokovic mengatakan dirinya memiliki perasaan yang campur aduk. Hal ini karena dia kembali menyabet gelar petenis nomor satu dunia untuk keenam kalinya setelah musim 2020 ini dihantam pandemi virus corona.

Djokovic meningkatkan rekor juara Australia Open menjadi delapan kali, seperti juga rekor gelar Masters ke-36 di Roma, memenangi empat gelar tunggal secara keseluruhan dalam perjalanannya ke peringkat satu dunia.

Petenis berusia 33 tahun itu memiliki rekor menang-kalah 39-3 dalam suatu musim yang diwarnai dengan banyaknya turnamen yang ditangguhkan atau dibatalkan dari Maret hingga Agustus karena wabah virus corona, yang sudah menewaskan lebih dari 1,3 juta orang di seluruh dunia.

“Jelas, saya sangat bangga akan hal ini, tapi emosi saya campur aduk karena apa yang sedang terjadi di dunia ini,” kata Djokovic seperti dilansir dari Reuters, Senin (16/11/2020).

Baca juga: Novak Djokovic Berambisi Tutup 2020 dengan Tetap Berstatus Nomor 1 Dunia

Baca Juga: Djokovic Minta Maaf Usai Pukul Hakim Garis dengan Bola di AS Terbuka 2020

 “Saya tidak dapat mengabaikan hal itu, meskipun saya telah mencapai salah satu tujuan terbesar dalam olahraga. Saya merasa banyak orang di dunia mengalami kesulitan dan hati saya tertuju pada mereka," kata Djokovic.

Pencapaian Djokovic membuat dia mengikuti jejak idola masa kecilnya Pate Sampras yang mengakhiri tahun sebagai nomor satu sebanyak enam kali dari 1993 hingga 1998.

Djokovic memulai perburuannya untuk menyamakan rekor enam gelar turnamen ATP Finals yang saat ini digelar di London ketika dia menghadapi petenis Argentina Diego Schwartzman pada pertandingan penyisihan grup Senin petang waktu setempat.

Djokovic memang sempat mengungkapkan apa yang menjadi target utamanya di pengujung tahun 2020. Dia sangat berambisi untuk bisa tetap bertahan sebagai petenis putra berperingkat nomor satu dunia.

Djokovic melalui tahun 2020 dengan sejumlah momen yang mungkin takkan dilupakannya. Djokovic sendiri mengawali 2020 dengan berhasil keluar sebagai juara Australia Open dengan mengalahkan Roger Federer di partai final.

Djokovic juga berhasil meraih gelar juara ketika mengikuti turnamen Dubai Tennis Championship. Pada pertandingan final, petenis asal Serbia tersebut berhasil mengalahkan Stefanos Tsitsipas dengan skor akhir 6-3 dan 6-4.

Djokovic sendiri memang sempat menuai kritikan ketika menggelar turnamen Adria Tour ketika masa penyebaran virus Corona (Covid-19) tengah melanda seantero Dunia. Pasalnya dalam turnamen tersebut, Djokovic tak menerapktan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini