Efek Covid-19, Masyarakat Jepang Masih Ada yang Tak Setuju Olimpiade Tokyo Digelar 2021

Agregasi VOA, Jurnalis · Jum'at 13 November 2020 21:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 13 43 2309304 efel-covid-19-masyarakat-jepang-masih-ada-yang-tak-setuju-olimpiade-tokyo-digelar-2021-XMF5QaBhUa.jpg Olimpiade Tokyo 2021 digelar Juli 2021. (Foto: Twitter/Tokyo2020)

TOKYO - Ajang Olimpiade yang berlangsung di Tokyo, Jepang dapat dipastkan akan berlangsung tahun depan atau pada 2021 mendatang. Meski pesta olahraga multi event itu sudah tinggal menunggu beberapa bulan lagi, namun ada saja masalah yang masih terjadi, yang mana dapat menggagalkan kelancaran ajang tersebut.

Seperti halnya mengenai masyarakat Jepang yang masih berselisih pendapat mengenai apakah Olimpiade Tokyo harus berlangsung tahun depan, mengingat pandemi virus corona yang terus berlanjut.

Jajak-jajak pendapat baru-baru ini menunjukkan warga Tokyo dan kalangan bisnis tidak sependapat soal manfaat penyelenggaraan Olimpiade, yang ditunda tahun ini dan sekarang direncanakan akan dilangsungkan pada Juli 2021.

Meski demikian, terlepas dari ambivalensi publik, Komite Olimpiade Internasional dan penyelenggaranya Jepang, mendapat dukungan tak tergoyahkan dari partai yang berkuasa di Jepang dan pemerintah kota Tokyo.

Baca Juga: CEO Tegaskan Tak Ada Perubahan Jadwal Olimpiade Tokyo 2021

Olimpiade Tokyo 2021

Alasan mereka adalah Olimpiade merupakan upaya heroik Jepang untuk mengangkat semangat global di masa pandemi.

Genki Sudo, seorang legislator nasional dan mantan atlet bela diri, berpendapat bahwa Olimpiade tidak adil bagi para atlet. Menurutnya, beberapa atlet dapat berlatih, tetapi banyak yang tidak bisa karena pandemi. “Jika situasi pelatihan sangat berbeda, apakah itu adil? Ini sama sekali tidak adil," kata Sudo.

Penyelenggara Olimpiade Tokyo mengatakan mereka dapat melangsungkan pesta olahraga itu dengan atau tanpa vaksin.

Hidemasa Nakamura, salah seorang pejabat tinggi Olimpiade Tokyo, menyatakan keyakinannya bahwa Olimpiade dapat terselenggara dengan aman.

Meski mengalami lonjakan ringan jumlah kasus virus corona, Jepang terbilang berhasil mengendalikan pandemi. Jepang hanya mencatat kurang dari 2.000 kematian yang terkait dengan Covid-19.

Perjalanan masuk ke negara tersebut sebagian besar telah dihentikan, tetapi itu pasti akan berubah sewaktu atlet dan staf Olimpiade berdatangan untuk mempersiapkan diri.

Olimpiade Tokyo 2021

Divisi Keuangan Olimpiade Tokyo mengatakan bahwa kompetisi olahraga ini harus dilakukan, terutama untuk kepentingan televisi, yang membayar sebagian besar tagihan.

Penyelenggara Olimpiade Tokyo mengatakan mereka secara resmi menghabiskan $ 12,6 miliar untuk menggelar Olimpiade. Namun, audit pemerintah tahun lalu menunjukkan, jumlahnya kemungkinan dua kali lipat lebih besar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini